Blog

Meterai Elektronik: Cara Beli dan Aturan Penggunaan e-Materai [Terbaru]

product image Meterai Elektronik- Cara Beli dan Aturan Penggunaan e-Materai [Terbaru]

Apakah Anda sedang mencari cara untuk beli e materai alias meterai elektronik? Anda sudah datang ke tempat yang tepat!

Berdasarkan peraturan terbaru mengenai bea meterai, penggunaan e-meterai ini berlaku untuk dokumen berbentuk kertas dan dokumen elektronik. Tujuannya, agar memberikan kesetaraan fungsi antara dokumen kertas dan dokumen elektronik, sehingga asas keadilan penggunaan bea meterai dijalankan secara proporsional.

Oh ya, sebagai info, per 1 Januari 2021 materai 10000 resmi menggantikan semua nominal terdahulu (3000 dan 6000). Hal ini juga berlaku untuk meterai elektronik, sehingga nominal e-meterai juga Rp 10.000.

Tanpa berlama-lama lagi, berikut penjelasan lengkap mengenai e meterai serta cara membelinya di distributor meterai elektronik resmi. Simak sampai akhir ya!

Apa itu Meterai Elektronik?

Salah satu bentuk materai adalah meterai elektronik

Sumber gambar: Tempo

 

Berdasarkan PP 86/2021, meterai elektronik adalah meterai berupa label yang dibubuhkan pada dokumen elektronik melalui sistem tertentu. Artinya, e-meterai ini tak memiliki wujud fisik selayaknya meterai tempel yang biasa Anda temui, melainkan berbentuk meterai digital. Walaupun begitu, keduanya memiliki nilai yang sama, yakni Rp 10.000.

Baca juga: Cara Tanda Tangan Materai yang Sah [Peraturan Baru!]

Pemerintah mengeluarkan meterai elektronik ini sebagai solusi untuk bea meterai dokumen elektronik. Sehingga, diharapkan dapat membantu transformasi ekonomi bisnis Indonesia menjadi lebih baik kedepannya.

Namun, pastikan bahwa Anda membeli e meterai pada distributor meterai elektronik yang sah seperti Mekari e-Sign. Sebab, ada juga oknum tak bertanggung jawab yang menjual e meterai palsu. Bila e-meterai Anda palsu, maka meterai tersebut tak sah dan uang Anda terbuang sia-sia.

Baca juga: 3 Cara Cek Keaslian Materai Elektronik, Termudah!

Bagaimana Dasar Hukum Meterai Elektronik?

Kabar baik, meterai elektronik sah secara hukum!

Materai elektronik diatur pada Pasal 14 UU 10/2020 Tentang Bea Materai. Tak hanya itu, pasal 5 Ayat (1) UU No. 11 Tahun 2008 (UU ITE) juga menyebutkan bahwa dokumen elektronik adalah alat bukti hukum yang sah.

Dengan kata lain, dokumen elektronik yang dibubuhkan e-meterai mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan dokumen kertas atau materai tempel. Jadi, Anda tak perlu takut atau ragu lagi saat hendak menggunakan e-meterai.

Aturan Penggunaan Materai Berdasarkan UU 10/2020

Penggunaan materai 10000 telah diatur dalam peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Berikut jenis dokumen yang dikenakan bea meterai sesuai UU Nomor 10 Tahun 2020:

  • Surat perjanjian, surat keterangan, surat pernyataan, atau surat lainnya yang sejenis, beserta rangkap;
  • Akta notaris beserta grosse, salinan, dan kutipan;
  • Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah beserta salinan dan kutipan;
  • Surat berharga dengan nama dan dalam bentuk apapun;
  • Dokumen transaksi surat berharga, termasuk dokumen transaksi kontrak berjangka, dengan nama dan dalam bentuk apa pun;
  • Dokumen lelang yang berupa kutipan risalah lelang, minuta risalah lelang, salinan risalah lelang, dan grosse risalah lelang;
  • Dokumen yang menyatakan jumlah uang dengan nilai nominal lebih dari Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) yang (1) menyebutkan penerimaan uang; atau (2) berisi pengakuan bahwa utang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungkan;
  • Dokumen lain yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah.

Kategori Materai di Indonesia

Tahukah Anda, bahwa ada tiga kategori meterai di Indonesia? Keberadaan kategori ini untuk menunjang kebutuhan dokumen yang berbeda-beda. Berikut penjelasannya:

  • Meterai Efek: pemungutan pajak meterai dari transaksi efek yang dikenakan per dokumen pembeliannya atau per penerbitan Trade Confirmation
  • Meterai Tempel: materai berbentuk seperti perangko, biasanya ditempelkan pada kuitansi
  • Meterai Upah: materai untuk tanda pembayaran pajak upah yang ditempelkan pada kertas daftar upah pekerja

Cara Beli Meterai Elektronik

Cara membeli meterai elektronik sangat mudah, kok! Berikut kami berikan beberapa langkahnya:

1.    Beli e Materai di Mekari e-Sign

  • Buat akun Anda dengan melakukan register di sini. Atau, bila Anda sudah pernah registrasi sebelumnya, Anda bisa langsung login di sini
  • Klik menu E-METERAI, lalu pilih Beli e-Materai
  • Klik jumlah e-materai yang ingin Anda beli, kemudian pilih Bayar Sekarang
  • Pilih metode pembayaran Anda, lalu lakukan pembayaran
  • Setelah pembayaran berhasil, saldo e-materai akan otomatis bertambah di akun Anda

Melalui Mekari e-Sign, Anda juga bisa langsung menempelkan e-meterai yang barusan dibeli ke dokumen digital Anda, lho! Berikut caranya:

  • Login ke akun Anda
  • Unggah dokumen dengan format Word, PDF, JPG, atau PNG yang ingin Anda bubuhi e-meterai
  • Dokumen Anda akan muncul di layar, lalu pilih Lanjut
  • Tuliskan nama dan email pihak yang akan menandatangani. Jangan lupa pilih Tambahkan Saya bila Anda ingin tanda tangan sendiri.
  • Tempatkan tanda tangan di halaman dokumen sesuai kebutuhan. Lalu, bubuhkan e-meterai di sebelah tanda tangan Anda
  • Klik Lanjut, kemudian atur pengingat dan folder tanda tangan dokumen. Bila sudah, kirim dokumen Anda
  • Jika dokumen sudah ditandatangani oleh semua pihak, dokumen akan otomatis tersimpan di folder penyimpanan akun Mekari e-Sign Anda dalam format PDF

2.    Beli Meterai Elektronik di e-meterai.co.id

  • Kunjungi website e-meterai.co.id. Lalu, klik Daftar yang ada di pojok kanan atas
  • Pilih tipe akun Anda. Bila hendak menggunakannya untuk kepentingan pribadi, maka pilih saja Personal
  • Unggah KTP Anda. Kemudian, isi data diri sesuai yang diminta
  • Anda akan menerima SMS berisi kode OTP. Masukkan saja kode tersebut pada kolom yang tersedia untuk verifikasi
  • Terakhir, bila validasi seluruh data sudah selesai, Anda bisa langsung membeli e-materai sesuai kebutuhan

3.    Beli e Materai di Portal lainnya

Selain cara membeli materai elektronik di Mekari e-Sign dan portal e-meterai, Anda juga bisa melakukannya dengan mendatangi langsung kantor cabang Bank BUMN dan Bank Swasta terdekat.

Jenis Dokumen yang Tak Membutuhkan e-Meterai

Pasal 7 RUU Bea Materai mengungkapkan beberapa dokumen yang dibebaskan dari bea materai, yaitu:

  • Pemakaian materai 10000 tidak diperlukan untuk segala kegiatan yang berhubungan dengan penanganan bencana alam, keagamaan dan sosial, dan kegiatan yang mendukung program pemerintah dalam melakukan perjanjian internasional.
  • Penggunaan materai juga tidak dikenakan atas dokumen terkait lalu lintas orang dan barang, seperti surat penyimpanan barang, konosemen, surat angkutan penumpang dan barang, dan sebagainya.
  • Tarif bea materai juga tidak berlaku untuk ijazah, slip gaji, uang tunggu, pensiun, uang tunjangan, pembayaran lain yang berkaitan dengan hubungan kerja, serta surat yang diserahkan untuk mendapatkan pembayaran dimaksud, dan sebagainya.

Berapa Harga e-Meterai?

Anda bisa membeli materai fisik di kantor pos terdekat atau via online melalui meterai.posindonesia.co.id/ dengan harga Rp 10.000. Selain itu, Anda juga bisa membelinya di beberapa penjual eceran di luar kantor pos, tapi mereka cenderung memasang harga yang lebih mahal.

Sedangkan, untuk penggunaan e-meterai pada dokumen elektronik, Anda bisa membelinya di portal e-meterai atau distributor meterai elektronik resmi PERURI seperti Mekari e-Sign dengan harga yang sama, yakni Rp 10.000. Caranya akan kami jelaskan di bagian selanjutnya.

Yuk, Beli dan Gunakan e-Materai Resmi di Mekari e-Sign!

Logo Mekari e-Sign - Color - RGB

Sekarang, Anda pasti sudah tak ragu lagi untuk beli e materai di distributor meterai elektronik resmi, kan? Sebab, e meterai ini sudah sah secara hukum. Selain itu, cara membeli materai elektronik dan cara menggunakannya pun juga sangat mudah, bukan? Hanya dalam hitungan menit, Anda sudah bisa membeli materai 10000 online di Mekari e-Sign yang merupakan distributor meterai elektronik resmi.

Jadi, tunggu apa lagi? Saatnya ucapkan selama tinggal pada materai tempel!

Blog

Artikel Terkait