Mekari Sign untuk HR

Fokus tingkatkan kualitas SDM perusahaan dengan Mekari Sign

Tingkatkan produktivitas divisi HR dengan automasi perjanjian rekrutmen dan dokumen administrasi lainnya menggunakan Mekari Sign.

Images by Mekari e-sign

Divisi HR di berbagai perusahaan mempercayai produk Mekari Sign untuk administrasi yang lebih efisien

Alur pengesahan dokumen yang lebih sederhana untuk
berbagai kebutuhan tim HR

Images by Mekari e-sign

Kirim kontrak kerja karyawan dengan lebih fleksibel

Kirim dokumen dan minta tanda tangan elektronik dari calon karyawan di mana pun. Dapatkan pemberitahuan langsung ketika dokumen selesai ditandatangani.

Images by Mekari e-sign

Atur semua dokumen di satu tempat yang rapi

Atur folder dokumen HR Anda sesuai divisi maupun kebutuhan. Akses yang mudah dan tersedia 24/7 untuk kebutuhan kapan pun dan di mana pun.

Images by Mekari e-sign

Tingkatkan efisiensi dengan kirim kontrak kerja secara online

Minta tanda tangan elektronik dengan kirim kontrak secara online. Lebih hemat waktu dan Anda juga bisa memantau status dokumen dari mana pun.

Images by Mekari e-sign

Pengesahan yang sah dan diakui hukum

Dokumen Anda dijamin sah, karena tanda tangan elektronik Mekari Sign berinduk ke Kominfo dan e-Meterai yang bekerja sama dengan Peruri.

Images by Mekari e-sign

Monitor seluruh progress dokumen

Dashboard dengan fitur lengkap yang memungkinkan Anda untuk memonitor alur pengesahan dokumen. Sehingga, memudahkan Anda untuk mengontrol dokumen yang ditandatangani.

Images by Mekari e-sign

Notifikasi pengingat masa kontrak

Hindari keterlambatan pembaharuan kontrak baru dengan karyawan maupun vendor. Anda bisa mengirim pengingat otomatis ke para pihak dengan mudah. 

Frequently Asked Questions (FAQ)

Mengapa harus menggunakan tanda tangan elektronik?

Dibanding tanda tangan biasa, ttd elektronik memiliki beberapa manfaat, yaitu tanda tangan elektronik dapat menekan biaya, menghemat waktu, memiliki keamanan yang lebih baik, meningkatkan produktivitas, dan lebih ramah lingkungan.

Mekari Sign merupakan penyedia layanan tanda tangan elektronik. Selain fitur tersebut, Mekari Sign juga menyediakan jejak audit, e-Meterai, stempel elektronik, serta kontrak elektronik.

Apa itu surat kontrak kerja?

Surat Kontrak Kerja adalah perjanjian tertulis antara pekerja dan pemberi kerja yang berisi hak, kewajiban, dan syarat dalam bekerja. Surat ini wajib perusahaan berikan pada calon karyawan sebelum pekerjaan mereka resmi dimulai. Namun, perusahaan tak boleh asal membuat kontrak ini karena harus mengikuti UU Ketenagakerjaan yang berlaku.

Dasar hukum yang mengikat Surat Perjanjian Kontrak Kerja adalah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Tepatnya, pada Pasal 1 Ayat 14 yang berbunyi:

“Perjanjian kerja adalah perjanjian antara pekerja/buruh dengan pengusaha atau pemberi kerja yang memuat syarat syarat kerja, hak, dan kewajiban para pihak.”

Surat Kontrak Kerja harus disusun dengan dasar ketentuan Pasal 51 Ayat 1 UU Ketenagakerjaan, yakni:

  • Adanya kesepakatan kedua belah pihak — tidak boleh ada paksaan dari salah satu pihak dan keduanya harus sepakat dengan isinya
  • Kemampuan atau kecakapan melakukan perbuatan hukum — kedua belah pihak harus dewasa dan paham mengenai aturan hukum terkait kontraknya
  • Adanya pekerjaan yang diperjanjikan — pekerjaan harus sesuai dengan yang disepakati kedua belah pihak.
  • Pekerjaan yang diperjanjikan tidak bertentangan dengan ketertiban umum, kesusilaan, dan peraturan perundang undangan yang berlaku — dalam prakteknya, tak boleh ada kegiatan yang melanggar hukum

Perbedaan keduanya terdapat pada poin-poin berikut:

  • Kontrak kerja mengikat secara hukum (terutama UU Cipta Kerja), sedangkan offering letter tidak
  • Surat penawaran kerja adalah awal kesepakatan kerja antar karyawan dengan perusahaan. Sedangkan, kontrak kerja memberikan kepastian status pekerja apakah PKWT atau PKWTT
  • Kontrak kerja memuat jangka waktu kontrak, sedangkan surat penawaran kerja hanya waktu mulai bekerja saja
  • Surat penawaran kerja bukan berarti Anda sudah resmi diterima, tapi kontrak kerja
  • Kontrak kerja menjelaskan dengan lengkap syarat-syarat kerja, hak, dan kewajiban dari kedua belah pihak. Sedangkan, surat penawaran kerja hanya menjelaskan mengenai jabatan dan deksripsi tugas

Surat keterangan kerja adalah surat tertulis yang memuat informasi atau keterangan bahwa Anda memang bekerja di suatu perusahaan. Mulai dari nama Anda, jabatan, alamat, dan semacamnya. Biasanya, surat ini dibuat oleh HRD atau atasan perusahaan atas permintaan karyawan. Surat ini dikenal juga dengan sebutan Paklaring atau Surat Pengalaman Kerja.

Beberapa fungsi Surat Keterangan Kerja adalah:

  • Persyaratan mengajukan kredit di bank
  • Syarat untuk melamar kerja
  • Syarat pengajuan beasiswa
  • Persyaratan pendaftaran mahasiswa
  • Penarikan dana BPJS
  • Membuka rekening baru di bank

Perbedaan masing-masing surat tersebut antara lain:

1. Surat Kontrak Kerja

Surat Kontrak Kerja merupakan perjanjain tertulis mengenai kesepakatan antara pihak pekerja dan pemberi kerja terkait hak, kewajiban, maupun syarat dalam berkerja. Di dalamnya dapat berisi poin-poin mengenai jabatan dan jenis pekerjaan, nominal upah, jangka waktu kontrak, status kepegawaian, tunjangan, serta poin penting lainnya mengenai hak dan kewajiban pekerja.

2. Surat Rekomendasi Kerja

Surat rekomendasi adalah dokumen yang menjamin seseorang berdasarkan karakteristik dan klasifikasi orang tersebut. Surat ini harus bisa menggambarkan kualitas orang tersebut, integritas, hingga potensi kepemimpinannya. Alhasil, surat ini bisa untuk membenarkan, menyatakan, atau menguatkan suatu hal dari pemohon surat.

3. Surat Pengalaman Kerja

Surat pengalaman kerja adalah surat yang perusahaan buat dan berisi informasi mengenai keahlian, perilaku, dan keterampilan dalam bekerja. Surat ini biasanya menerangkan mengenai jabatan terakhir dan berapa lama Anda bekerja di perusahaan tersebut.

Paklaring adalah surat yang menerangkan bahwa Anda pernah bekerja pada suatu perusahaan dengan posisi dan jangka waktu tertentu. Oleh karena itu, surat ini diberikan pada Anda saat sudah tak lagi bekerja di perusahaan tersebut.

  1. Isi masing-masing surat
    • Paklaring: menjelaskan seorang karyawan dengan posisi dan durasi bekerja tertentu perndah bekerja di suatu perusahaan
    • Keterangan Kerja: menerangkan bahwa seorang karyawan statusnya masih bekerja di perusahaan tersebut
    • Rekomendasi Kerja: surat yang dibuat pimpinan terkait performa karyawan di perusahaan tersebut
  2. Waktu penerbitan
    • Paklaring: diterbitkan ketika karyawan sudah resign dari perusahaan
    • Keterangan Kerja: saat karyawan masih aktif bekerja
    • Rekomendasi Kerja: syarat proses seleksi di suatu perusahaan

Daftar surat yang perlu menggunakan meterai berdasarkan Peraturan Pemertinah No. 86 Tahun 2001 dalam Pasal 3 Ayat 2 adalah:

  • Memorandum of Understanding (MoU), surat rekomendasi, surat pernyataan
  • Akta notaris dan grosse (salinan awal akta asli)
  • Akta PPAT serta salinannya
  • Surat berharga dengan nama atau bentuk apapun
  • Dokumen transaksi surat berharga dengan nama atau bentuk apapun, termasuk transaksi kontrak berjangka
  • Dokumen lelang, termasuk kutipan, berita acara, salinan, dan grosse
  • Dokumen yang menyatakan jumlah uang lebih besar dari 5 juta rupiah, yang menyebutkan penerimaan uang atau berisi penerimaan pembayaran atau pelunasan hutang, seluruhnya atau sebagian
  • Dokumen lain sebagaimana dimaksud dalam UU Bea Meterai

Berdasarkan kebijakan yang berlaku, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, meterai 10000 akan dikenakan untuk dokumen yang menyatakan jumlah uang dengan nilai nomial lebih dari Rp5.000.000,00 yang:

  • Menyebutkan penerimaan uang; atau
  • Berisi pengakuan bahwa utang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungkan

Pengesahan berbagai jenis dokumen
jadi lebih mudah

Selesaikan lebih banyak tanpa menurunkan kualitas dan kecepatan dengan berbagai solusi dari Mekari Sign

WhatsApp WhatsApp Sales