4 min read

Apa Itu Certificate Authority? Fungsi, Jenis & Cara Ajukan

Ditulis oleh:
Diperbarui
Bagikan artikel ini
WhatsApp X LinkedIn Facebook
Ringkasan

  • Certificate Authority (CA) adalah lembaga terpercaya yang mengeluarkan sertifikat digital sebagai validasi situs web yang aman
  • CA bisa meningkatkan digital trust melalui sertifikat digital atau ikon gembok SSL pada suatu situs, sehingga pengguna lebih aman untuk bertransaksi atau menggunakan situs
  • CA berfungsi sebagai otentikasi identitas, pengelola siklus sertifikat digital, dan penjaga keamanan kunci publik
  • Ada 3 jenis CA: Public CA, Private CA, Self-signed CA yang mengeluarkan tiga jenis sertifikat berbeda berdasarkan tingkat validasinya

Anda pernah melihat ada ikon gembok kecil di sebelah alamat situs web saat membukanya? Ikon itu bukan sekadar hiasan, tetapi bukti sertifikasi situs tersebut. Ikon dan sertifikat digital itulah yang menjamin situs web yang Anda buka aman, asli, dan minim risiko penipuan identitas.

Laporan Gen Digital Q2 tahun 2024 menyebut 95% serangan siber malware berasal dari situs palsu. Hal ini pun menunjukkan betapa pentingnya sertifikat digital dari Certificate Authority sebagai jaminannya.

Namun, apa itu sebenarnya Certificate Authority? Apa bentuknya dan bagaimana ia bisa meningkatkan kepercayaan pengguna di internet?

Apa Itu Certificate Authority (CA)?

Certificate Authority (CA) adalah lembaga terpercaya yang mengeluarkan sertifikat digital untuk memvalidasi keamanan suatu situs web. Sertifikat digital ini berbentuk logo verified yang bisa dilihat pada ikon gembok di browser, atau sering disebut SSL (Secure Sockets Layer) atau TLS (Transport Layer Security).

Situs web yang telah diverifikasi oleh CA akan menunjukkan logo gembok SSL atau TLS dengan tulisan “You are securely connected to this site”, “Connection is secure”, atau “Certificate is valid”. Hal itu menandakan bahwa situs yang Anda kunjungi aman, asli, dan minim risiko phishing.

CA atau sertifikat otoritas ini bisa meningkatkan kepercayaan publik di internet. Melalui CA, pemilik suatu situs akan mendapat sertifikat digital yang nantinya akan di-install pada situs, sehingga akan menampilkan SSL. Ketika pengguna melihat sebuah situs terjamin aman, mereka pun akan lebih leluasa untuk bertransaksi atau menggunakan situs itu.

Penting!
Di Indonesia, CA juga dikenal sebagai PSrE (Penyelenggara Sertifikat Elektronik). Namun, bedanya PSrE lebih berfokus pada menjamin keabsahan dari sebuah dokumen atau persetujuan digital.

Apa Fungsi Certificate Authority?

Memiliki CA bagi perusahaan sangat penting karena bisa memengaruhi kepercayaan pelanggan. Berikut beberapa fungsi sertifikat otoritas:

  • Otentikasi identitas dengan mengecek bahwa pemilik situs web atau identitas digital suatu pihak benar-benar pihak yang mereka klaim
  • Mengeluarkan sertifikat digital yang menjadi pegangan atau bukti keaslian entitas digital
  • Mengelola siklus sertifikat digital, termasuk perpanjangan, pembaruan, dan pencabutan sertifikat
  • Menjaga keamanan kunci publik agar terhindar dari penyalahgunaan
  • Khusus di Indonesia, sertifikasi dari PSrE menjamin keabsahan hukum tanda tangan digital

Baca Juga: Bisnis Digital Juga Perlu Terapkan ISO 27701

Jenis Certificate Authority

Terdapat tiga jenis CA yang dikenal dan digunakan secara umum.

  • Public Certificate Authority: CA pihak ketiga yang dipercaya dan diakui secara global oleh browser (Chrome, Safari, atau Firefox) dan sistem operasi. Lembaga ini biasanya menerbitkan sertifikat untuk website, e-commerce, atau perusahaan.
  • Private Certificate Authority: CA dikelola mandiri oleh suatu organisasi/perusahaan yang hanya dipercaya oleh tim IT untuk keperluan internal, misalnya mengamankan internal network, perangkat karyawan, atau komunikasi antar server tanpa akses publik.
  • Self-Signed Certificate Authority: CA digunakan oleh individu untuk keperluan pribadi. Biasanya, CA jenis self-signed ini memungkinkan pengguna menerbitkan sertifikat digital dengan namanya sendiri.

Sementara itu, CA juga mengeluarkan tiga jenis sertifikat berdasarkan tingkat validasinya.

  • Domain Validation (DV): Validasi paling cepat karena hanya butuh verifikasi kepemilikan domain melalui email, HTTP atau DNS Record.
  • Organization Validation (OV): Perlu validasi kepemilikan domain serta dokumen bisnis suatu organisasi/perusahaan untuk penerbitan sertifikat.
  • Extended Validation (EV): Jenis validasi tertinggi yang menampilkan identitas resmi perusahaan pada informasi sertifikat di browser.

Bagaimana Cara Mengajukan Certificate Authority?

Untuk bisa menerapkan CA, berikut tahapan yang harus dilalui.

  1. Permintaan CSR → Pengguna mengajukan Certificate Signing Request (CSR) di server Anda yang berisi informasi dan identitas Anda.
  2. Pilih CA dan jenis sertifikat SSL → Anda bisa memilih lembaga CA seperti DigiCert, Let’s Encrypt, atau yang lain serta tentukan jenis sertifikat yang dimau: DV, OV, atau EV. Setelah itu, kirim CSR ke CA pilihan.
  3. Verifikasi dan validasi → CA melakukan verifikasi identitas dan kepemilikan domain Anda sebagai pemohon.
  4. Penerbitan dan instalasi sertifikat → Setelah validasi sukses, CA akan menerbitkan sertifikat digital (file .crt atau .pem) yang kemudian harus Anda install di server.

Baca Juga: Hati-hati MitM, Bisa Pancing Anda ke Web Palsu


Memahami bahwa certificate authority adalah kunci utama dalam membangun ekosistem digital yang aman akan membantu bisnis Anda meraih kepercayaan konsumen lebih cepat. Dengan dukungan CA yang tepat, setiap transaksi dan dokumen digital Anda akan memiliki identitas yang jelas dan terlindungi.

Sementara itu, Mekari Sign adalah aplikasi persetujuan dokumen digital bagian dari ekosistem Mekari yang telah tersertifikasi ISO/IEC 27001:2022. Melalui Mekari Sign, setiap proses verifikasi tanda tangan digital dan dokumen dilakukan dengan sistem yang aman dan terenkripsi, sehingga integritas data Anda terjaga dari risiko manipulasi atau akses tanpa izin.

Kelola dokumen digital Anda dengan aman melalui Mekari Sign!

CTA Banner Tanda Tangan Digital

Referensi

  • Malware Statistics 2026: 55+ Facts on Threats & Trends. StationX.
WhatsApp WhatsApp Sales