4 min read

Apa Itu DMCA? Fungsi & Cara Ajukan DMCA Takedown

Ditulis oleh:
Tayang
Bagikan artikel ini
WhatsApp X LinkedIn Facebook
Ringkasan

  • DMCA (Digital Millennium Copyright Act) adalah undang-undang hak cipta dari AS tahun 1998 yang melindungi karya digital Anda dari plagiarisme atau pencurian oleh pihak lain
  • DMCA bisa menunjukkan keseriusan suatu pihak dalam memantau konten, mencegah plagiarisme, mencegah web phishing, hingga meningkatkan digital trust
  • Anda bisa mengajukan DMCA takedown notice kepada pihak hosting untuk menghapus konten yang melanggar hak cipta Anda
  • Ajukan counter-notice jika Anda merasa menerima laporan DMCA palsu

Anda sudah menghabiskan waktu berjam-jam untuk membuat konten atau dokumen bisnis yang orisinal, namun tiba-tiba melihatnya dipublikasikan orang lain tanpa izin? Di sinilah DMCA hadir sebagai “polisi hak cipta” di dunia digital.

Namun, apa itu DMCA? Mengapa ia bisa mengatur untuk menghapus konten yang dirasa plagiat atau duplikat?

Apa Itu DMCA?

DMCA atau Digital Millennium Copyright Act adalah undang-undang hak cipta dari Amerika Serikat yang ditetapkan pada tahun 1998 untuk melindungi karya digital dari plagiarisme dan pencurian. Hukum ini berlaku secara internasional dan dipatuhi oleh berbagai penyedia layanan internet.

DMCA merupakan alat hukum dari sebuah hak cipta. Artinya DMCA bisa melakukan DMCA takedown, yaitu meminta bahkan memaksa suatu pihak untuk menghapus konten digitalnya jika terbukti melanggar hak cipta. Konten digital bisa berupa gambar, video, teks, artikel blog, atau yang lainnya asal berformat digital.

Fungsi DMCA Bagi Konten & Bisnis Digital

Dalam bisnis digital, DMCA memiliki peran krusial sebagai pelindung salah satu bentuk aset perusahaan:

  • Melindungi konten digital individu atau perusahaan, seperti artikel blog, foto produk, atau video marketing agar tidak digunakan pihak lain
  • Menunjukkan bahwa suatu pihak serius memantau dan menindak tegas setiap pelanggaran hak cipta melalui logo DMCA
  • Mencegah pihak lain mencuri atau plagiarisme
  • Mencegah hacker melakukan phishing melalui duplikasi situs web
  • Menjaga kepercayaan pengguna internet dengan menghapus aset digital duplikat atau curian

Baca Juga: Amankan Situs Web Anda dengan Certificate Authority

Cara Mengajukan DMCA

Ikuti langkah berikut untuk mengajukan DMCA takedown notice apabila konten hak cipta konten Anda benar dilanggar.

  1. Siapkan dokumen untuk DMCA Notice → Sebelum melapor, persiapkan dokumen seperti identitas lengkap, identifikasi karya, bukti pelanggaran, dan tanda tangan.
  2. Mencari penyedia layanan (Hosting) → Anda juga perlu mencari pihak penyedia layanan yang meng-hosting situs konten pelanggar. Coba gunakan tools Whois.com atau DomainTools untuk mencari tahu hosting situs tersebut.
  3. Kirimkan DMCA takedown notice → Kirim permintaan DMCA takedown ke hosting tujuan melalui email atau formulir pengaduan resmi mereka.

Bagaimana Cara Kerja DMCA Takedown?

Berikut empat alur utama yang umumnya harus Anda lalui jika ingin melaporkan konten yang melanggar hak cipta Anda.

  1. Laporan pelanggaran → Pemilik konten atau hak cipta mengirimkan pemberitahuan tertulis resmi kepada penyedia layanan DMCA bahwa ada pihak yang melanggar hak konten mereka.
  2. Tanggapan cepat → Penyedia layanan merespon dan meninjau laporan tersebut. Responnya bisa berupa penghapusan atau nonaktif akses ke konten yang dilaporkan.
  3. Pemberitahuan kepada pihak penerbit konten → Penyedia layanan bisa menginfokan kepada pihak yang dilaporkan terkait kontennya yang diduga melanggar hak cipta, atau memberi waktu bagi mereka untuk merespon laporan.
  4. Penghapusan konten → Jika tidak ada respon atau ketika laporan memenuhi syarat, penyedia layanan akan menerapkan DMCA takedown.
Bagaimana Jika Anda Menerima Laporan DMCA Palsu?

Terkadang, kompetitor atau pihak tidak bertanggung jawab juga bisa mengirimkan laporan DMCA palsu untuk menjatuhkan bisnis Anda. Jika ini terjadi:

  1. Ajukan Counter-Notice: Kirimkan sanggahan resmi kepada penyedia layanan yang menjelaskan mengapa konten Anda tidak melanggar hak cipta (misalnya: Anda memiliki lisensi atau itu adalah karya orisinal).
  2. Tunggu Verifikasi Ulang: Biasanya penyedia layanan akan memulihkan konten Anda dalam 10-14 hari kerja jika pihak pelapor tidak membawa kasus tersebut ke jalur hukum resmi.

Baca Juga: Pengunjung Situs Pasti Tinggalkan Jejak Digital, Apa Itu?


Memahami apa itu DMCA adalah langkah preventif yang wajib diambil oleh setiap pemilik bisnis di tahun 2026. Dengan sistem perlindungan yang tepat, aset digital Anda tetap aman dari tangan-tangan jahat yang ingin mengambil keuntungan secara sepihak.

Sementara itu, Mekari Sign adalah aplikasi persetujuan dokumen digital bagian dari ekosistem Mekari yang telah tersertifikasi ISO/IEC 27001:2022. Melalui Mekari Sign, setiap proses verifikasi tanda tangan digital dan dokumen dilakukan dengan sistem yang aman dan terenkripsi, sehingga integritas data Anda terjaga dari risiko manipulasi atau akses tanpa izin.

Kelola dokumen digital dengan aman melalui Mekari Sign!

CTA Banner Tanda Tangan Digital
WhatsApp WhatsApp Sales