Contoh Surat Follow Up Setelah Melamar Kerja

Ditulis oleh:
Diperbarui
Bagikan artikel ini
WhatsApp X LinkedIn Facebook

Apakah Anda sedang menunggu kabar setelah interview kerja atau belum mendapat balasan dari calon klien? Mengirim email follow up adalah langkah profesional untuk menunjukkan antusiasme dan keseriusan Anda.

Di artikel ini, kami menyediakan contoh surat follow up untuk dua kebutuhan utama: menindaklanjuti lamaran pekerjaan dan penawaran kerja sama bisnis. Lengkap dengan tips agar balasan Anda segera direspon!

Mengenal Surat Follow Up

Surat follow up (surat tindak lanjut) adalah surat yang Anda buat untuk mengingatkan, mengonfirmasi, atau menindaklanjuti status permohonan yang telah diajukan sebelumnya. 

Fungsi surat follow up adalah untuk memberi kepastian sehingga Anda tak perlu menunggu respon atau balasan yang menggantung atau tak jelas kabarnya.

Contoh Surat Follow Up

Berikut beberapa contoh surat follow up yang bisa Anda kirim melalui email.

1. Contoh Surat Follow Up Setelah Mengirimkan Lamaran (Semi Formal)

Contoh Surat Follow Up Setelah Mengirimkan Lamaran

Ini adalah contoh surat follow up yang bersifat casual

2.  Contoh Surat Tindak Lanjut Setelah Interview (Formal)

Contoh Surat Follow Up Setelah Interview

Sedangkan ini adalah contoh surat follow up yang lebih direkomendasikan. Inti pada isi surat tersebut adalah tutur kalimat yang jelas, sopan, dan sistematis.

Baca juga: 21 Contoh Surat Lamaran Kerja [Indonesia dan Inggris]

Tips Mengirim Surat Follow Up

Agar surat Anda tidak dianggap mengganggu atau berisiko masuk ke spam bila dikirim melalui email, ikuti tips berikut dalam mengirim follow up.

  • Perhatikan timeline atau waktu pengiriman: Untuk lamaran atau interview kerja, tunggu minimal 7 hari kerja, sementara untuk bisnis, kirimkan 3-4 hari setelah email pertama.
  • Gunakan subjek yang jelas (jika mengirim lewat email): Pastikan penerima tahu isi email Anda hanya dari melihat judulnya, misalnya “Follow Up Interview Kerja” 
  • Gunakan bahasa yang sopan: Walaupun terkesan diabaikan atau tidak dijawab, Anda tidak bisa menggunakan bahasa kasar. Selalu gunakan bahasa yang sopan dan formal dalam surat follow up.
  • Sampaikan secara Singkat: Jangan menulis ulang seluruh isi lamaran. Cukup fokus pada tujuan menanyakan status.
  • Kirim email di satu rangkaian yang sama: Anda juga bisa mengirim surat follow up dengan membalas email terakhir agar konteks tetap terlihat jelas.

Kelola Berbagai Surat dan Dokumen dengan Mekari Sign!

Itulah penjelasan lengkap mengenai surat tindak lanjut untuk referensi penyusunan dokumen bisnis yang lebih efektif. Dengan memahami tips dan contoh yang tersedia, Anda kini dapat membangun komunikasi profesional yang lebih meyakinkan dengan berbagai pihak eksternal maupun internal.

Guna mempermudah berbagai kebutuhan administrasi kantor, Anda dapat mengandalkan fitur tanda tangan elektronik di Mekari Sign. Pelajari panduan dokumen lainnya di blog Mekari Sign sebagai platform persetujuan dokumen yang merupakan bagian dari ekosistem Mekari untuk memastikan keamanan dokumen digital yang berkekuatan hukum.

WhatsApp WhatsApp Sales