- Kode OTP adalah singkatan dari One-Time Password yang merupakan kode rahasia untuk verifikasi saat login akun, transaksi bank, hingga reset kata sandi lama
- Kode sekali pakai ini diciptakan oleh machine-generated dan terkirim otomatis melalui metode yang dipilih Anda, misalnya SMS, email, push notification, atau klik ‘Ya, itu saya’
- One-Time Password merupakan salah satu contoh penerapan 2FA dan penting untuk mencegah replay attack dan transaksi ilegal
- Perbedaan OTP, password biasa, dan PIN terletak pada masa berlaku dan kegunaan
Setiap kali Anda melakukan transaksi perbankan atau login ke akun baru, Anda pasti diminta memasukkan deretan angka unik yang berlaku hanya dalam hitungan menit. Meski terlihat sederhana, kode itu adalah kunci keamanan digital Anda. Kode itulah yang disebut dengan kode OTP.
Lantas, apa itu kode OTP sebenarnya? Apa kepanjangan dari OTP dan bagaimana proses pengirimannya bisa begitu cepat?
Apa Itu Kode OTP?
Kode OTP adalah kode rahasia atau 4-6 digit gabungan angka dan huruf untuk login akun, reset kata sandi lama, atau transaksi. OTP adalah singkatan dari One-Time Password, yang artinya kode ini bersifat sekali pakai dan hanya berlaku sementara, biasanya antara 30 detik hingga 5 menit.
One-Time Password akan selalu berubah setiap kali diminta atau gagal. Kode ini dibuat secara otomatis oleh Pseudo-Random Number Generator (PRNG) atau juga bisa melalui sistem server aplikasi yang Anda gunakan, misalnya bank digital dan platform media sosial.
Untuk Apa Kode OTP?
Fungsi OTP yang paling utama adalah sebagai lapisan keamanan tambahan atau faktor kedua dalam sistem Two-Factor Authentication (2FA). Berikut detailnya:
- Memverifikasi identitas: Memastikan bahwa orang yang mencoba mengakses akun adalah benar-benar pemilik sah yang memegang perangkat (HP/Email).
- Mencegah replay attack: Karena hanya bisa digunakan sekali, hacker tidak bisa menggunakan kembali kode yang sama meskipun OTP bocor.
- Melindungi transaksi finansial: Menjadi persetujuan akhir sebelum dana berpindah tangan, sehingga meminimalisir risiko transfer ilegal.
Baca Juga: Jaga Kode OTP, Hati-hati Carding!
Bagaimana Proses Kode OTP?
Pernahkah Anda bertanya bagaimana password sekali pakai ini bisa langsung terkirim hanya dalam hitungan detik? Berikut adalah tahapan cara kerja kode OTP:
- Permintaan akses: Pengguna melakukan login akun atau ingin bayar sesuatu, meminta kode OTP pada server di aplikasi.
- Generasi kode: Server pusat akan menghasilkan deretan angka acak menggunakan algoritma khusus yang juga mencatat waktu pembuatannya (timestamp).
- Pengiriman instan: Kode tersebut dikirim melalui jalur komunikasi yang dipilih, misalnya melalui SMS (SMS Gateway), push notification pada aplikasi, pengiriman kode di email, atau klik “Ya, ini saya”.
- Verifikasi: Pengguna memasukkan kode yang didapat ke aplikasi. Server kemudian mencocokkan kode yang dimasukkan dengan kode yang ada di database mereka sebelum batas waktu habis (expired).
Perbedaan OTP, Password, dan PIN
Untuk mengakses suatu akun biasanya dibutuhkan antara OTP, password, atau PIN. Lalu, apa perbedaannya?
| Fitur | Kode OTP | Password | PIN (Personal Identification Number) |
| Sifat | Dinamis (selalu berubah setiap sesi) | Statis atau tetap (kecuali diubah) | Statis atau tetap (biasanya hanya angka) |
| Masa Berlaku | Sangat singkat (30 detik – 5 menit) | Jangka panjang | Jangka panjang |
| Penggunaan | Satu kali pakai | Berulang kali | Berulang kali |
| Tujuan Utama | Verifikasi tambahan (2FA) | Akses login pertama | Verifikasi transaksi |
Contoh Kode OTP
Dalam kehidupan sehari-hari, Anda bisa menemui contoh kode OTP dalam berbagai bentuk:
- SMS OTP: Kode 4-6 digit yang masuk ke kotak pesan ponsel Anda.
- Email OTP: Kode unik yang dikirimkan ke alamat email terdaftar.
- Voice OTP: Kode yang disebutkan melalui panggilan telepon otomatis (sering digunakan jika SMS terkendala).
- Hard Token: Deretan angka yang muncul pada alat fisik khusus (biasanya diberikan oleh bank untuk nasabah bisnis).
Baca Juga: Kenali Apa Itu Scam Bila OTP Bocor
Itulah arti dan kepanjangan dari OTP beserta cara kerjanya. Pastikan Anda menjaga kerahasiaan kode OTP, termasuk dari pihak yang mengaku sebagai petugas bank, agar akun dan aset digital Anda tetap terlindungi sepenuhnya di tahun 2026.
Sementara itu, Mekari Sign adalah aplikasi persetujuan dokumen digital bagian dari ekosistem Mekari yang telah tersertifikasi ISO/IEC 27001:2022. Dengan menggunakan jalur resmi Mekari Sign, setiap proses verifikasi tanda tangan digital dan dokumen dilakukan melalui sistem yang aman dan terenkripsi, sehingga integritas data korporat Anda terjaga dari risiko manipulasi atau akses tanpa izin.
Kelola dokumen digital dengan aman menggunakan 2FA di Mekari Sign!

Referensi
- Elevate Business Security and Trust with SMS Verification in 2026. 2Factor. https://2factor.in/v3/lp/blogs/Elevate-Business-Security-and-Trust-with-SMS-Verification.html
