4 min read

10 Tips WFH Santai, Produktif, dan Anti Stress di Rumah

Ditulis oleh:
Tayang
Bagikan artikel ini
WhatsApp X LinkedIn Facebook
Ringkasan

  • Sistem Work From Home berarti kerja fleksibel, tapi bisa membuat kurang produktif jika dilakukan dengan kurang tepat
  • Terapkan jam kerja dan jam membalas pesan, coffee nap, dan benar-benar log off saat jam kerja selesai untuk menjaga waktu kerja yang disiplin
  • Cuti sakit, buat satu spot untuk ‘kantor fisik’ yang nyaman, berpenampilan rapi, dan menggunakan device terpisah antara kerja dengan pribadi penting agar mood bekerja Anda bagus
  • Atur target harian dan digitalisasi dokumen atau kontrak penting akan membuat proses kerja Anda lebih cepat & terstruktur

Kerja dari rumah bukan berarti kerja ‘seadanya’. Bagi seorang freelancer profesional, rumah bahkan bisa menjadi sumber inspirasi terbesar. Sayangnya, sistem Work From Home (WFH) memang susah-susah gampang. Di satu sisi, Anda bisa bekerja secara fleksibel, tetapi fleksibilitas itu juga bisa membuat Anda kurang produktif.

Lalu, bagaimana cara membagi waktunya? Hal apa yang harus dilakukan agar bisa santai tapi pekerjaan cepat selesai selama WFH?

Baca Juga: Contoh Kontrak Kerja Freelance

1. Ciptakan “kantor” fisik yang nyaman

Hindari bekerja di kasur atau sofa terus-menerus. Tetapkan satu area (meja dan kursi) khusus untuk bekerja agar menciptakan suasana seperti kerja di kantor. Anda bisa menggunakan kursi ergonomis agar punggung tidak jompo.

2. Terapkan jam kerja yang disiplin

Meski bisa fleksibel dengan WFH, tetap tentukan jam kerja rutin untuk setiap hari (misalnya: jam 09.00 – 17.00). Penerapan jam kerja akan memastikan Anda tahu kapan waktu mulai bekerja dan kapan harus berhenti bekerja.

3. Berpenampilan rapi meski tidak keluar rumah

Jangan bekerja dengan piyama seharian, tetapi tidak perlu juga untuk memakai kemeja formal saat bekerja di rumah. Tetap mandi dan berganti pakaian santai yang rapi bisa meningkatkan mood dalam bekerja serta membuat Anda selalu siap jika ada meeting Zoom mendadak.

4. Buat target harian

Buat target harian seperti to-do-list atau daftar pekerjaan yang akan Anda selesaikan di hari itu. Target harian ini bisa dibuat dengan mudah menggunakan aplikasi Google Keep, Google Tasks, Notes, atau cukup tulis secara manual pada buku atau selembar kertas.

5. Lakukan coffee nap

Selain menentukan jam bekerja dan jam istirahat, Anda juga bisa melakukan coffee nap dengan minum kopi lalu tidur singkat setelahnya (sekitar 10-20 menit saja). Coffee nap membuat Anda lebih segar saat bangun dan kembali fokus bekerja, daripada hanya istirahat atau minum kopi saat jam istirahat.

6. Tetapkan waktu khusus untuk membalas pesan

Freelancer sering dianggap punya banyak waktu untuk membalas pesan klien. Padahal, Anda tidak harus membalas pesan detik itu juga jika sedang fokus. Tetapkan waktu khusus untuk membalas pesan atau email (misalnya: setiap jam 9 pagi saat jam kerja dimulai, jam 1 siang saat selesai jam istirahat, dan jam 4 sore sebelum jam selesai bekerja).

7. Jangan ragu untuk izin sakit

Ketahui bahwa Anda bisa tetap sakit walau kerja di rumah atau sudah berusaha menjaga pola makan. Jika benar-benar sakit dan membuat Anda sulit berkonsentrasi, ambil cuti sakit dan istirahat sampai merasa lebih baik.

8. Gunakan perangkat pemisah kerja dengan pribadi

Pisahkan akun browser untuk kerja dan hiburan. Jangan biarkan tab kerja tercampur dengan tab YouTube atau toko online agar fokus Anda tetap terjaga.

9. Log off saat jam kerja selesai

Untuk menghindari burnout, buatlah ritual penutup saat jam kerja selesai seperti merapikan meja, menulis to-do-list untuk besok, matikan laptop sepenuhnya, atau matikan perangkat lain khusus pekerjaan. Ini jadi sinyal bahwa waktu pribadi Anda dimulai.

10. Digitalisasi dokumen atau kontrak

Urusan dokumen administrasi seperti kontrak atau invoice bisa memakan waktu lama jika dilakukan manual. Gunakan format dokumen digital, tanda tangan digital, atau bahkan e-Meterai dari penyedia resmi seperti Mekari Sign agar lebih praktis, tapi tetap profesional dan sah.

Baca Juga: Selain WFH, Anda Bisa Jadi Digital Nomad


Itulah 10 tips kerja WFH yang nyaman agar Anda tetap produktif dan profesional sebagai freelancer. Dengan mengatur ruang kerja dan manajemen waktu yang baik, kebebasan bekerja dari rumah justru akan menjadi aset terbesar dalam mengembangkan karier Anda.

Agar operasional bisnis freelance Anda semakin efisien, pastikan juga urusan administrasi tidak menghambat produktivitas. Gunakan tanda tangan digital dan e-Meterai resmi dari Mekari Sign untuk mengirim serta mengesahkan kontrak proyek dengan klien secara instan dan sah secara hukum dari mana saja.

Mudah kelola dokumen digital untuk klien di Mekari Sign!

CTA Banner Tanda Tangan Digital
WhatsApp WhatsApp Sales