RS Raudhah Bangko Sigap Hadapi Kebijakan Wajib RME Tanpa Ribet!

Wawancara dengan :
Foto profil
Wijaya Yoly Putra
Kepala IT
RS Raudhah Customer Story

Sekilas tentang RS Raudhah Bangko

Rumah Sakit (RS) Raudhah Bangko merupakan sebuah rumah sakit swasta tipe C yang berdiri di Bangko, Provinsi Jambi. Tahun 2025 menandai 10 tahun RS Raudhah telah beroperasi dan melayani masyarakat sekitar.

RS Raudha Bangko merupakan pengguna baru Mekari Sign yang tergabung pada bulan September lalu. Namun, RS Raudhah Bangko telah mengenal Mekari Sign sejak bulan Juni tahun lalu, tepatnya saat kebijakan kewajiban rekam medis elektronik (RME) secara resmi berlaku. Dengan segera, RS Raudhah mencari solusi digital yang juga dapat diintegrasikan dengan SIMRS yang sudah ada di rumah sakit mereka. Setelah melakukan perbandingan dengan platform lain, RS Raudhah memutuskan untuk mencoba Mekari Sign.

Dari awal peraturan RME, kami langsung survei ke rumah sakit lain. Kami dapat rekomendasi untuk pakai Mekari Sign dari hasil survei itu. Ada dua referensi kemarin. Yang pertama lebih ribet karena harus sediakan server lagi dan setting ulang lagi.

Wijaya Yoly Putra Kepala IT

Saat ini, penggunaan Mekari Sign di RS Raudhah Bangko berpusat pada tanda tangan digital atau e-signature untuk RME dan juga penerbitan klaim BPJS. Fitur tanda tangan digital dari Mekari Sign terkhususnya dimaksimalkan untuk tim administrasi dan juga 29 dokter yang bertugas di rumah sakit tersebut, termasuk 14 dokter spesialis, 15 dokter umum, dokter gigi, dan dokter penunjang lainnya.

Permasalahan

SIMRS yang Tersedia Belum Memiliki Sertifikat Digital

Saat kewajiban RME resmi berlaku, RS Raudhah langsung beralih ke tanda tangan digital karena tanda tangan basah sudah tidak lagi berlaku. Saat itu, RS Raudhah sudah memiliki SIMRS. Namun, SIMRS ini ternyata belum mendukung tanda tangan digital yang telah tersertifikasi secara resmi.

Untuk proses claimant di BPJS, tanda tangan digital bawaan dari SIMRS masih belum valid. Sertifikat digitalnya belum valid kalau dicek dari Komdigi.

Wijaya Yoly Putra Kepala IT

Menggunakan Kertas Kurang Efisien Tempat dan Waktu

Setiap harinya, RS Raudhah Bangko dapat menangani mulai dari 10-20 hingga 40 pasien rawat jalan. Pada hari sibuk seperti akhir pekan, mereka dapat menangani hingga 80 sampai 90 pasien. Menangani dokumen pasien yang banyak tak hanya memakan waktu, tetapi juga memakan tempat.

Setiap selesai konsultasi, dokter wajib membuat rekam medis pasien. Saat masih mengandalkan rekam medis kertas, tentu rumah sakit memerlukan tempat penyimpanan yang sangat besar. Belum lagi ditambah dengan dokumen yang berserakan kian membebani administrasi rumah sakit.

Kalau berkas yang selain digital pastinya butuh tempat atau gudang penyimpanan yang lebih besar daripada yang digital. Biasanya abis dinas kertasnya juga berserakan.

Wijaya Yoly Putra Kepala IT

Solusi

Tanda Tangan Digital Tersertifikasi yang Mudah Digunakan

Sebagai langkah sigap dalam menyambut kebijakan RME yang baru, RS Raudhah Bangko akhirnya memutuskan untuk menggunakan solusi tanda tangan digital dari Mekari Sign. Selain karena menyediakan tanda tangan digital tersertifikasi sesuai regulasi, Mekari Sign juga dipilih berkat kemudahannya untuk diintegrasikan dengan SIMRS yang sudah digunakan oleh RS Raudhah Bangko.

Selain mendukung kepatuhan terhadap aturan RME, Mekari Sign juga berhasil menjawab tantangan RS Raudhah Bangko terkait efisiensi ruang dan waktu.

Dari penggunaan cukup memudahkan user, dan proses penautan Mekari Sign ke SIMRS bisa dilakukan dengan sangat mudah. Proses pembubuhan tanda tangan juga cepat, hanya 10-15 detik. Terkadang di bawah 10 detik sudah selesai.

Wijaya Yoly Putra Kepala IT

Hasil

Proses dan Penyimpanan RME serta Klaim BPJS Lebih Cepat dan Efisien

Dari sisi pengguna, platform Mekari Sign dinilai jauh lebih mudah digunakan, terutama oleh tim IT rumah sakit karena Mekari Sign tidak memerlukan pembuatan server tambahan. Wijaya, Kepala IT RS Raudhah Bangko, mengaku bahwa jobdesc-nya memang bertambah sejak beralih ke digital. Namun, Wijaya mengatakan bahwa beban pekerjaan tambahannya ini tidak seberat jika masih menggunakan kertas.

Para pengguna lain juga sangat terbantu oleh Mekari Sign karena setiap proses penandatangan yang ada akan otomatis terkirim ke email. Dengan begitu, setiap user dapat memantau setiap berkas yang sudah ditandatangani di Mekari Sign. Tak hanya itu, RS Raudhah Bangko kini juga hanya membutuhkan satu ruangan server kecil untuk penyimpanan dokumen. Proses pembubuhan tanda tangan digital pun berlangsung sangat cepat, bahkan kurang dari 10 detik.

Semoga dengan adanya Mekari Sign, proses pelayanan dan penunjang lainnya di rumah sakit bisa lebih ke depannya,

Wijaya Yoly Putra Kepala IT

Lancarkan perkembangan bisnis Anda bersama Mekari Sign

Selesaikan lebih banyak tanpa mengkompromikan akurasi dan kecepatan
dengan berbagai solusi dari Mekari yang telah digunakan oleh ribuan bisnis.

WhatsApp WhatsApp Sales