Blog

10 Contoh Surat Cuti Berbagai Jenis, Terlengkap!

featured image Contoh Surat Cuti

Apakah Anda sedang mencari contoh surat cuti? Anda sudah datang ke tempat yang tepat! Seperti namanya, surat cuti merupakan dokumen yang bisa Anda ajukan bila hendak izin karena berhalangan, entah itu karena sakit, menikah, acara keagamaan, dan sebagainya.

Maka dari itu, di artikel ini kami akan memberikan Anda 10 contoh surat cuti berbagai jenis. Plus, Anda juga akan belajar beberapa tips mengajukan cuti agar diterima oleh perusahaan. Tanpa berlama-lama lagi, yuk mulai!

banner blog tanda tangan digital

Apa Itu Surat Cuti?

ilustrasi apa itu surat cuti

Sumber gambar: Unsplash

 

Seperti namanya, surat cuti adalah surat yang Anda buat sebagai bentuk permohonan izin resmi ke pihak perusahaan, bahwa Anda berhalangan berangkat kerja karena alasan tertentu. Surat ini harus Anda tulis dengan jelas dan sesuai dengan peraturan perusahaan agar bisa diterima.

Baca juga: 12 Contoh Surat Permohonan Berbagai Kepentingan, Terlengkap!

6 Jenis Cuti di Indonesia

Menurut UU Nomor 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan, berikut beberapa jenis cuti di Indonesia:

1.    Cuti Sakit

Cuti sakit ini Anda ajukan bila Anda sedang sakit. Biasanya, cuti ini tak memiliki batasan, tapi kembali lagi pada kebijakan perusahaan Anda. Selain itu, Anda juga harus mempersiapkan beberapa syarat, seperti surat sakit dari dokter.

2.    Cuti Penting

Anda juga bisa mengajukan cuti ke perusahaan bila ada keperluan mendesak dan sangat penting yang tak bisa Anda lewatkan. Menurut Pasal 93 Ayat 4, berikut daftar cuti penting:

  • Menikah (tiga hari)
  • Menikahkan anak (dua hari)
  • Mengkhitankan anak (dua hari)
  • Membaptis anak (dua hari)
  • Melahirkan atau mengalami keguguran (dua hari)
  • Keluarga inti meninggal dunia (dua hari)
  • Anggota keluarga serumah meninggal dunia (satu hari)

3.    Cuti Melahirkan

Cuti melahirkan bisa Anda ajukan dalam masa kehamilan dan sesudah melahirkan. Anda akan mendapatkan cuti selama 90 hari, yaitu 45 hari sebelum melahirkan dan 45 hari setelah melahirkan. Tak perlu khawatir, Anda tetap mendapatkan gaji secara utuh dan tak mengurangi jatah cuti tahunan.

4.    Cuti Tahunan

Cuti tahunan merupakan hak yang Anda miliki di suatu perusahaan. Biasanya, Anda bisa mengambil sebanyak 12 kali cuti per tahun, dengan syarat Anda sudah bekerja minimal satu tahun di perusahaan tersebut. Namun, hal ini tak mutlak dan kembali lagi ke peraturan perusahaan.

5.    Cuti Bersama

Biasanya, cuti bersama ini terjadi saat sebelum atau sesudah hari keagamaan, serta peristiwa penting yang menyangkut negara. Tergantung kebijakan perusahaan, cuti bersama ini bisa mengurangi jatah cuti Anda maupun tidak.

6.    Cuti Besar

Cuti besar umumnya Anda dapatkan bila sudah bekerja lebih dari lima tahun di suatu perusahaan. Selain itu, cuti ini memiliki durasi yang panjang, yakni hingga 21 hari atau 30 hari tergantung kebijakan perusahaan.

Baca juga: 7 Contoh Surat Pernyataan Kerja Berbagai Kepentingan, Terlengkap!

Hal-Hal yang Perlu Anda Tulis

Pada dasarnya, surat Anda harus mengandung beberapa poin di bawah ini:

  • Ungkapan permohonan cuti Anda
  • Tanggal Anda hendak mengambil cuti
  • Tanggal Anda kembali masuk kerja
  • Ungkapan atau tawaran untuk memberikan bantuan sebelum Anda cuti
  • Ucapan terimakasih karena telah mempertimbangkan permintaan cuti Anda
  • Nama terang dan tanda tangan Anda

Tips Mengajukan Cuti Kerja

Selain hal-hal di atas, berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan agar permohonan diterima:

  • Lakukan riset terkait hak-hak cuti sebelum Anda mengajukannya. Tujuannya, agar Anda tahu dengan jelas batas cuti sehingga tidak melanggar peraturan perusahaan.
  • Ajukan permohonan cuti sesuai peraturan perusahaan, karena setiap perusahaan kemungkinan mempunyai kebijakan yang berbeda-beda. Misalnya, harus Anda ajukan dua minggu sebelumnya, dan sebagainya.
  • Sebaiknya, Anda selesaikan pekerjaan terlebih dahulu sebelum memutuskan mengambil cuti. Kecuali, memang cuti penting yang harus segera Anda ambil.
  • Terakhir, jangan lupa Anda juga bertemu dengan atasan sebelum mengajukan cuti. Sampaikan maksud Anda dengan baik agar permohonan lancar.

Baca juga: 17 Contoh Surat Dispensasi Berbagai Keperluan, Terlengkap!

10 Contoh Surat Cuti Kerja Berbagai Jenis

Berikut beberapa contoh surat ini yang bisa Anda jadikan inspirasi:

1.    Contoh Surat Cuti Sakit

Contoh Surat Cuti Sakit

Sumber gambar: Glints

2.    Contoh Surat Cuti Sakit 2

Contoh Surat Cuti Sakit 2

Sumber gambar: Sleekr

3.    Contoh Surat Cuti Tahunan

Contoh Surat Cuti Tahunan

Sumber gambar: Glints

4.    Contoh Surat Cuti Tahunan 2

Contoh Surat Cuti Tahunan 2

Sumber gambar: Sleekr

5.    Contoh Surat Cuti Melahirkan

Contoh Surat Cuti Melahirkan

Sumber gambar: Glints

6.    Contoh Surat Cuti Melahirkan 2

Contoh Surat Cuti Melahirkan 2

Sumber gambar: Sleekr

7.    Contoh Surat Izin Cuti Menikah

Contoh Surat Izin Cuti Menikah

Sumber gambar: Sleekr

8.    Contoh Surat Izin Cuti Menikah 2

Contoh Surat Izin Cuti Menikah 2

Sumber gambar: Suratresmi

9.    Contoh Surat Izin Cuti Berkabung

Contoh Surat Izin Cuti Berkabung

Sumber gambar: Glints

10.  Contoh Surat Izin Cuti Berkabung 2

Contoh Surat Izin Cuti Berkabung 2

Sumber gambar: Sleekr

 

Kirim dan Dapatkan Persetujuan Surat Cuti Anda !

Logo Mekari Sign

Sekian penjelasan lengkap dan beberapa contoh surat izin cuti. Sekarang, Anda tak perlu bingung lagi saat harus membuatnya, kan? Anda tinggal ikuti saja format dan struktur di atas, lalu bandingkan dengan sepuluh contoh di bawahnya.

Oh ya, tahukah Anda kalau sekarang ada aplikasi pengelolaan dokumen secara online seperti Mekari Sign? Dengan aplikasi ini, Anda bisa mengirimkan surat cuti ini secara digital, lho. Hasilnya, tentu lebih praktis dan cepat! Tak perlu khawatir, Anda juga bisa menambahkan tanda tangan elektronik dan stempel online ke surat Anda, sehingga bisa menjadi kontrak elektronik.

Coba Mekari Sign Sekarang!

Blog

Artikel Terkait

WhatsApp WhatsApp Sales