- Pengertian: Surat Keterangan Penghasilan (SKP) adalah surat yang menerangkan penghasilan seseorang untuk memenuhi kebutuhan administrasi tertentu.
- Kegunaan: SKP dapat digunakan sebagai dokumen pendukung untuk keperluan seperti pengajuan KPR, visa, beasiswa, atau kebutuhan administrasi lain sesuai permintaan pihak penerima.
- Format: Isi dan format SKP dapat berbeda berdasarkan status pekerjaan, pihak yang menerbitkan, dan tujuan penggunaannya.
- Contoh & Template: Artikel ini menyediakan contoh SKP untuk karyawan, orang tua, wiraswasta, dan kebutuhan lain yang bisa dijadikan referensi.
- Penerbitan Digital: Perusahaan dapat mengelola penerbitan dan penandatanganan dokumen secara digital dengan platform seperti Mekari Sign.
Surat Keterangan Penghasilan (SKP) digunakan untuk menerangkan penghasilan seseorang ketika dokumen tersebut dibutuhkan untuk keperluan administrasi tertentu. Dokumen ini umumnya diterbitkan oleh perusahaan atau instansi tempat seseorang bekerja, sementara wiraswasta dan freelancer dapat menyiapkan dokumen penghasilan sesuai kebutuhan pihak yang meminta.
Isi SKP dapat berbeda tergantung status pekerjaan dan tujuan penggunaannya. Karena itu, penting memahami informasi yang perlu dicantumkan, cara membuatnya, serta contoh format yang dapat disesuaikan.
Artikel ini membahas pengertian dan fungsi SKP, perbedaannya dengan slip gaji, komponen yang perlu dicantumkan, cara membuatnya, serta contoh Surat Keterangan Penghasilan yang bisa dijadikan referensi.
Apa itu Surat Keterangan Penghasilan?

Sumber gambar: Unsplash
Seperti namanya, Surat Keterangan Penghasilan adalah surat resmi yang memuat penghasilan Anda secara terperinci. Biasanya, SKP digunakan untuk urusan administrasi seperti pengajuan pinjaman, membuat VISA, kredit kendaraan, dan masih banyak lainnya.
Fungsi Surat Keterangan Penghasilan
Berikut beberapa fungsi SKP:
- Mengajukan Pinjaman — digunakan sebagai tolok ukur kemampuan Anda dalam membayar cicilan tepat waktu.
- Melamar Pekerjaan — memverifikasi apakah Anda memang pernah bekerja di perusahaan sebelumnya dengan gaji sekian.
- Membuat VISA — sebagai jaminan bahwa Anda memang mampu bertahan hidup di negara tersebut.
- Mendaftar Beasiswa — digunakan untuk mengukur kemampuan finansial orang tua. Bagi yang sudah bekerja, SKP menjadi syarat administrasi bersamaan dengan surat rekomendasi atasan.
- Pencairan Dana JHT — BPJS Ketenagakerjaan meminta SKP sebagai salah satu syarat pencairan JHT.
Jenis Surat Keterangan Penghasilan
Format Surat Keterangan Penghasilan (SKP) dapat berbeda sesuai status pekerjaan dan tujuan penggunaannya. Beberapa bentuk SKP yang umum ditemui antara lain:
- SKP Orang Tua: digunakan untuk menjelaskan penghasilan orang tua, misalnya sebagai dokumen pendukung pengajuan beasiswa atau keperluan pendidikan.
- SKP Karyawan: diterbitkan oleh perusahaan untuk menerangkan penghasilan seorang karyawan, biasanya untuk keperluan administrasi seperti pengajuan kredit atau visa.
- SKP PNS/ASN: diterbitkan oleh instansi tempat pegawai bekerja. Informasi di dalamnya dapat menyesuaikan data kepegawaian dan ketentuan instansi.
- SKP Wiraswasta: digunakan untuk menjelaskan penghasilan dari kegiatan usaha ketika pemohon tidak menerima slip gaji dari perusahaan.
- SKP Freelancer: dibuat untuk menerangkan penghasilan pekerja lepas yang sumber pendapatannya berasal dari proyek atau klien. Dokumen pendukung seperti invoice atau mutasi rekening dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima dokumen.
Perbedaan Surat Keterangan Penghasilan dengan Slip Gaji
Berdasarkan penjelasan di atas, SKP hampir mirip dengan slip gaji, kan? Nyatanya, keduanya cukup berbeda, lho! Berikut perbedaannya:
| Surat Keterangan Penghasilan | Slip Gaji |
| Dibuat dengan lebih formal dan mempunyai kop surat. | Biasanya, slip gaji memiliki bentuk yang lebih sederhana. |
| Informasi yang dimuat tidak terlalu detail, hanya gaji bersih, tunjangan, dan semacamnya. | Memuat berbagai informasi yang berkaitan dengan gaji, seperti nominal, potongannya, pajak, bonus, dan sebagainya. |
Komponen di Surat Keterangan Penghasilan
Pastikan SKP Anda memuat beberapa poin di bawah ini:
- Identitas — masukkan dengan lengkap, seperti nama, tempat tanggal lahir, nomor KTP, dan sebagainya.
- Informasi Perusahaan — mulai dari kop surat, nama perusahaan, nomor surat, dan semacamnya,
- Rincian Pendapatan — seperti gaji per bulan, tunjangan, dan hal relevan lainnya.
- Tujuan Surat — misalnya, untuk mengajukan pinjaman, membuat VISA, dan sebagainya.
- Tanda Tangan dan Cap — terakhir, surat harus memuat tanda tangan dan cap dari pihak yang mengeluarkan dokumen. Misalnya, manajer HR, CEO, dan semacamnya.
Setelah memahami komponen-komponen penting di atas, Anda tidak perlu bingung menyusun kalimatnya dari nol. Berikut adalah template Surat Keterangan Penghasilan standar profesional yang bisa langsung Anda salin dan sesuaikan:
[NAMA PERUSAHAAN ANDA]
[Alamat Lengkap Perusahaan, No. Telepon, Email, & Website]
SURAT KETERANGAN PENGHASILAN
Nomor: [Nomor Surat/HRD/Bulan/Tahun]
Yang bertanda tangan di bawah ini:
-
Nama: [Nama Lengkap Pejabat HRD/Atasan]
-
Jabatan: [Manajer HRD / Direktur / Pemilik Usaha]
-
Perusahaan: [Nama Perusahaan Anda]
Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa karyawan di bawah ini:
-
Nama Karyawan: [Nama Lengkap Karyawan]
-
NIK / No. Karyawan: [Nomor Induk Karyawan]
-
Jabatan: [Posisi/Jabatan Karyawan, misal: Sales Executive]
-
Status Kepegawaian: Karyawan Tetap / Kontrak
-
Masa Kerja: [Mulai Bekerja Sejak Tanggal/Tahun] hingga saat ini.
Adalah benar merupakan karyawan aktif di [Nama Perusahaan Anda]. Berdasarkan data resmi divisi keuangan kami, yang bersangkutan memiliki rincian penghasilan bulanan sebagai berikut:
| Komponen Gaji & Tunjangan | Nominal (Rupiah) |
| 1. Gaji Pokok | Rp [Nominal Gaji] |
| 2. Tunjangan Jabatan | Rp [Nominal Tunjangan] |
| 3. Tunjangan Transportasi & Makan | Rp [Nominal Tunjangan] |
| Total Pendapatan Kotor (Gross) | Rp [Total Gross] |
| Potongan (BPJS / PPh 21) | (Rp [Nominal Potongan]) |
| Total Gaji Bersih (Take Home Pay) | Rp [Total Gaji Bersih] |
(Terbilang: [Tuliskan nominal gaji bersih dalam huruf, misal: Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah])
Surat Keterangan Penghasilan ini diterbitkan atas permintaan yang bersangkutan dan digunakan sebagai dokumen pendukung untuk keperluan [Sebutkan Keperluan, misal: Pengajuan KPR / Pembuatan Visa / Pinjaman Bank].
Demikian surat keterangan ini dibuat dengan sebenar-benarnya agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
[Nama Kota Perusahaan], [Tanggal, Bulan, Tahun Penerbitan]
[Nama Perusahaan Anda]
(Tanda Tangan & Cap Resmi Perusahaan)
[Nama Lengkap Pejabat HRD]
[Jabatan Pejabat HRD]
Syarat Membuat Surat Keterangan Penghasilan
Persyaratan Surat Keterangan Penghasilan (SKP) dapat berbeda sesuai status pekerjaan, pihak yang menerbitkan, dan tujuan penggunaannya. Karena itu, cek ketentuan dari perusahaan, instansi, bank, atau lembaga yang meminta dokumen sebelum mengajukannya.
Bagi Karyawan Swasta atau PNS/ASN
Karyawan umumnya dapat mengajukan SKP melalui HR atau bagian yang berwenang di perusahaan maupun instansi tempat bekerja. Pemohon biasanya perlu memberikan identitas dan informasi tujuan penggunaan surat agar dokumen dapat diterbitkan sesuai kebutuhan.
Beberapa pihak dapat meminta dokumen pendukung tertentu, seperti kartu identitas atau data kepegawaian. Persyaratan ini mengikuti kebijakan penerbit atau pihak yang menerima SKP.
Bagi Wiraswasta dan Freelancer
Wiraswasta dan freelancer tidak memiliki pemberi kerja yang dapat menerbitkan SKP seperti karyawan. Untuk menjelaskan penghasilan, mereka dapat menggunakan surat pernyataan atau dokumen penghasilan yang dilengkapi bukti pendukung sesuai kebutuhan.
Bukti tersebut dapat berupa invoice, mutasi rekening, laporan usaha, atau dokumen lain yang menunjukkan sumber dan jumlah penghasilan. Untuk dokumen yang dikenai Bea Meterai, tarif yang berlaku adalah Rp10.000 sesuai ketentuan Bea Meterai. Namun, penggunaan meterai dan dokumen pendukung lainnya tetap perlu disesuaikan dengan persyaratan pihak yang meminta SKP.
Cara Membuat Surat Keterangan Penghasilan
Cara membuat Surat Keterangan Penghasilan (SKP) bergantung pada status pekerjaan dan pihak yang menerbitkan dokumen. Karyawan biasanya memperoleh surat dari perusahaan atau instansi tempat bekerja, sedangkan wiraswasta dan freelancer perlu menyiapkan dokumen yang dapat menjelaskan sumber penghasilannya.
Melalui HR atau Bagian yang Berwenang
Karyawan dapat mengajukan permohonan SKP kepada HR, bagian keuangan, atau pejabat yang berwenang di perusahaan. Sampaikan tujuan penggunaan surat, seperti pengajuan KPR, visa, atau kebutuhan administrasi lainnya agar informasi yang dicantumkan sesuai dengan permintaan pihak penerima.
Setelah data diverifikasi, perusahaan menerbitkan SKP dengan identitas, informasi pekerjaan, penghasilan, tujuan surat, serta tanda tangan pejabat yang berwenang.
Untuk Wiraswasta dan Freelancer
Wiraswasta dan freelancer dapat menyiapkan surat pernyataan penghasilan secara mandiri ketika tidak memiliki perusahaan atau instansi yang menerbitkan SKP. Isi surat dapat mencantumkan identitas, sumber penghasilan, periode penghasilan, serta jumlah penghasilan yang diterangkan.
Lengkapi surat dengan bukti pendukung seperti invoice, mutasi rekening, atau dokumen usaha apabila diminta. Untuk kebutuhan yang mensyaratkan pengesahan atau format tertentu, ikuti prosedur dari pihak yang menerima dokumen atau instansi setempat.
Contoh Surat Keterangan Penghasilan
Selain template umum di atas, format surat ini juga memiliki variasi tersendiri tergantung pada instansi atau tujuan penggunaannya. Sebagai referensi tambahan, yuk intip beberapa contoh dokumennya di bawah ini:
1. Contoh Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua

Sumber gambar: ugm.ac.id
Atau salin di bawah ini
Form 05.b/UGM/DPP/2020
SURAT PERNYATAAN PENGHASILAN ORANG TUA
Saya yang bertanda tangan di bawah ini, peserta SNMPTN yang telah dinyatakan lulus seleksi sebagai calon
mahasiswa Program Sarjana Universitas Gadjah Mada Tahun Akademik 2020/2021:
Nama : ……………………………………………………..
Tempat/Tgl. Lahir : ……………………………………………………..
Nomor Peserta : ……………………………………………………..
Jalur : SNMPTN TA 2…./2….;
Fakultas : ……………………………………………………..
Program Studi : ……………………………………………………..
Alamat Sesuai KTP/KK : ……………………………………………………..
menyatakan dengan sesungguhnya bahwa ibu/wali saya:
Nama : ……………………………………………………..
Tempat/tgl. lahir : ……………………………………………………..
Pekerjaan* : ……………………………………………………..
Penghasilan/bulan :
Gaji pokok : Rp ………………………………………………….
Tunjangan :
1. : Rp ………………………………………………….
2. : Rp ………………………………………………….
3. : Rp ………………………………………………….
Total Penghasilan Kotor/bulan: Rp ………………………………………………….
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Saya akan menyerahkan dokumen
pendukung (bukti penghasilan/keterangan penghasilan terkait penghasilan terkini sebagaimana tersebut di
atas) pada saat verifikasi dokumen untuk pengambilan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) sesuai jadwal yang
akan ditentukan kemudian.
Apabila informasi yang saya sampaikan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, saya bersedia menerima
sanksi/proses sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
……………….., ……………….. 2020
Mengetahui dan Menyetujui Yang Menyatakan,
Orang tua/wali
(…………………………..) (…………………………..)
*) Pekerjaan:
1. PNS/TNI/POLRI/Karyawan Swasta/Pensiunan, dituliskan Gaji Pokok dan Tunjangan lainnya;
2. Pekerja Sektor Informal (Petani/Nelayan/Pedagang/Wiraswasta/Buruh, dll), dituliskan penghasilan rata-rata per-bulan;
3. Tidak bekerja, dituliskan Tidak berpenghasilan (Rp.0).
2. Contoh Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua 2

Sumber gambar: iainsalatiga.ac.id
3. Contoh SKP Orang Tua 3

Sumber gambar: ekrut
4. Contoh SKP Karyawan 1

Sumber gambar: kitalulus
Atau salin di bawah ini
SURAT PERNYATAAN PENGHASILAN
Yang bertanda tangan dibawah ini
Nama :
Tempat/tgl lahir :
Pekerjaan :
No. KTP/Passport :
Alamat :
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa sampai saat surat pernyataan ini ditandatangani,
saya menyatakan bahwa jumlah gaji/upah pokok saya adalah sebesar Rp……………………
(……………………………………………………….) per bulan.
Demikainlah pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya tanpa paksaan dari pihak manapun
dan apabila di kemudian hari pernyataan saya ini tidak benar, saya bersedia mengembalikan
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan yang saya terima.
………………………………
Mengetahui, Yang membuat pernyataan
Pimpinan di Instansi tempat bekerja.
(…………………………..) (…………………………..)
Nama Lengkap/Jabatan
5. Contoh SKP Karyawan 2

Sumber gambar: inews
6. Contoh Surat Keterangan Penghasilan Karyawan 3

Sumber gambar: kitalulus
7. Contoh Surat Keterangan Penghasilan Karyawan 4

Sumber gambar: kitalulus
8. Contoh SKP Wirausaha 1

Sumber gambar: lezgetreal
Atau salin di bawah ini
SURAT KETERANGAN PENGHASILAN
YANG BERTANDA TANGAN DI BAWAH INI, SAYA:
NAMA : …………………………………………
TEMPAT, TGL LAHIR : …………………………………………
ALAMAT : …………………………………………
PEKERJAAN : …………………………………………
KEWARGANEGARAAN/ AGAMA : …………………………………………
KTP. NO : …………………………………………
KK. NO : …………………………………………
PENGHASILAN PER BULAN : …………………………………………
SURAT INI SAYA BUAT UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN “…………………………………………” ATAS
NAMA ANAK SAYA “…………………………………………”
DEMIKIAN SURAT PERNYATAAN INI SAYA BUAT DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH AGAR DAPAT
DIPERGUNAKAN SEBAGAIMANA MESTINYA
SURAKARTA, ………………..
YANG BERKEPENTINGAN YANG MENYATAKAN
(…………………………..) (…………………………..)
MENGETAHUI
KETUA RW …. KETUA RT ….
(…………………………..) (…………………………..)
9. Contoh SKP Wirausaha 2

Sumber gambar: Scribd
10. Contoh Surat Keterangan Penghasilan Bahasa Inggris

Sumber gambar: kitalulus
Tips Memastikan Keabsahan Surat Keterangan Penghasilan
Agar Surat Keterangan Penghasilan Anda langsung disetujui oleh pihak bank, lembaga pembiayaan, atau kedutaan besar, pastikan Anda memperhatikan poin-poin berikut:
1. Gunakan Kop dan Stempel Resmi
Untuk karyawan swasta atau PNS, pastikan surat dicetak menggunakan kop resmi perusahaan lengkap dengan stempel basah atau cap digital yang sah.
2. Tanda Tangan Otoritas yang Valid
Surat harus ditandatangani oleh pejabat yang berwenang, seperti Manajer HRD, Direktur Keuangan, atau Lurah setempat bagi wiraswasta.
3. Optimalkan Secara Digital
Di era modern, banyak perusahaan yang kini menerbitkan dokumen kerja secara remote. Agar prosesnya lebih cepat dan aman dari pemalsuan, Anda bisa menggunakan platform pengelolaan dokumen digital seperti Mekari Sign yang sudah mendukung penempelan e-Meterai resmi Peruri serta tanda tangan elektronik tersertifikasi yang sah di mata hukum.
Kesimpulan
Surat Keterangan Penghasilan digunakan untuk menerangkan penghasilan seseorang sebagai bagian dari kebutuhan administrasi tertentu. Format dan dokumen pendukungnya dapat berbeda sesuai status pekerjaan, pihak yang menerbitkan, dan tujuan penggunaan.
Bagi perusahaan, proses penerbitan SKP juga dapat dikelola secara digital agar dokumen lebih mudah disiapkan, dikirim, dan ditandatangani. Mekari Sign membantu perusahaan mengelola dokumen secara digital, termasuk menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi dan e-Meterai sesuai kebutuhan dokumen.
