Blog

Perusahaan Perseorangan: Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Semua Hal Tentang Perusahaan Perorangan

Perusahaan Perseorangan adalah salah satu jenis usaha yang sangat populer di Indonesia. Tak heran, karena Anda bisa mendirikan perusahaan ini dengan sangat mudah. Lalu, apa itu Perusahaan Perseorangan?

Nah, artikel ini akan membahasnya dengan mendalam untuk Anda. Melalui artikel ini, Anda akan belajar pengertian Perusahaan Perseorangan, ciri-cirinya, jenis, hingga contoh praktiknya. Terdengar menarik, kan? Maka dari itu, simak sampai selesai, ya!

banner tanda tangan elektronik blog mekari sign

Apa Itu Perusahaan Perseorangan?

ilustrasi apa itu perusahaan perseorangan

Sumber gambar: Unsplash

 

Seperti namanya, Perusahaan Perseorangan adalah badan usaha yang hanya dimiliki oleh satu orang saja. Jadi, Anda tak hanya menikmati keuntungan sendiri, tapi juga bertanggung jawab sepenuhnya bila mengalami kerugian atau masalah lainnya. Perusahaan ini sering juga masyarakat sebut dengan PO.

Nah, karena hanya didirikan oleh seorang, perusahaan ini merupakan jenis usaha yang paling sederhana dan siapa saja bisa mendirikannya. Alhasil, Perusahaan Perseorangan sangat cocok bila Anda ingin menjalankan bisnis berskala mikro atau kecil.

Ciri-Ciri Perusahaan Perseorangan

Secara umum, berikut ciri-ciri PO:

  • Bisa Anda dirikan dengan cukup mudah
  • Pemilik perusahaan adalah individu atau perseorangan
  • Modal yang harus Anda siapkan terlalu besar
  • Modal biasanya juga melibatkan aset pribadi Anda
  • Imbal hasil yang Anda peroleh relatif kecil
  • Tidak membutuhkan izin resmi untuk didirikan
  • Sistem atau cara mengelola perusahaannya cukup sederhana
  • Kelangsungan usaha tergantung pada satu-satunya pemilik tersebut
  • Nilai penjualannya cenderung kecil
  • Perusahaan ini bisa Anda transfer kapan saja
  • Pajak yang dibebankan cukup kecil

Jenis Perusahaan Perseorangan

Ada dua jenis PO, yaitu:

1.    Perusahaan Perseorangan Berlisensi

Jenis PO pertama adalah yang memiliki lisensi. Dengan kata lain, perusahaan ini mengantongi izin dari pihak berwenang untuk bisa beroperasi dengan normal.

Biasanya, jenis PO ini mempunyai beberapa dokumen legalitas. Mulai dari Sertifikat Pendaftaran Bisnis, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Izin Tempat Usaha, Nomor Pokok Wajib Pajak, dan sebagainya.

Baca juga: Inilah Dokumen Usaha yang Wajib Dimiliki Perusahaan [Terbaru]

2.    Perusahaan Perseorangan Tanpa Izin

Seperti namanya, jenis PO ini kebalikan dari jenis pertama. Perusahaan ini tidak atau belum memiliki izin dari pihak berwenang. Namun, tetap masih bisa beroperasi seperti biasanya. Contohnya, pedagang kaki lima, kios pinggir jalan, dan semacamnya.

Kelebihan dan Kekurangan Perusahaan Perseorangan

Selayaknya jenis badan usaha lainnya, perusahaan ini juga memiliki kelebihan dan kekurangannya. Apa saja?

– Kelebihan Perusahaan Perseorangan

  • Pajak yang dibebankan perusahaan ini cukup kecil, bahkan bisa tak ada sama sekali. Berbeda dengan jenis perusahaan lain, seperti PT atau Firma.
  • Pengelolaannya tak terlalu ribet, sehingga Anda sebagai pemilik bisa memantau semuanya dengan mudah.
  • Biaya yang Anda keluarkan untuk operasional atau mengurus bisnis secara keseluruhan cenderung kecil. Sebab, selain pemilik perusahaan, Anda juga merangkap sebagai karyawan.
  • Administrasi hukum yang cenderung mudah, karena Anda tak perlu berhubungan dengan notaris, pengadilan, dan sebagainya.
  • Proses pendirian perusahaan yang sangat cepat, dibanding jenis perusahaan lainnya.
  • Bila terjadi kerugian, maka kompensasi kerugian bisa Anda masukan pada perhitungan pajak penghasilan.
  • Semua laba perusahaan menjadi milik Anda.
  • Kepuasan pribadi karena Anda bisa bebas mengambil keputusan, tanpa harus konsultasi dengan pendiri yang lain.
  • Anda juga tak perlu membuat laporan keuangan untuk dirilis ke publik.
  • Tidak ribet dengan peraturan atau kebijakan perusahaan selayaknya jenis usaha lainnya.
  • Anda akan lebih mudah mendapatkan kredit, karena jaminannya tak hanya di modal, tapi juga kekayaan Anda.

Baca juga: Akta Pendirian Perusahaan: Fungsi, Syarat, dan Contohnya

– Kekurangan Perusahaan Perseorangan

  • Semua kerugian juga harus Anda tanggung tanpa terkecuali.
  • Modal bisnis Anda akan terbatas dibandingkan jenis perusahaan lain.
  • Mengelola bisnis seorang diri bisa menjadi tantangan besar untuk pemula, karena Anda mengurus semuanya.
  • Kelangsungan perusahaan kurang terjamin. Misalnya, bila tiba-tiba Anda meninggal, bangkrut, atau kejadian tak diinginkan lain, maka perusahaan Anda bisa langsung berhenti.

Contoh Perusahaan Perseorangan di Indonesia

ilustrasi contoh perusahaan perseorangan di Indonesia

Sumber gambar: Unsplash

 

Supaya Anda mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai PO, berikut beberapa contohnya yang pasti sudah sering Anda temui:

1.    Perdagangan

Contoh Perusahaan Perseorangan ini bisa dikatakan merupakan yang paling banyak di Indonesia. Sebab, ada banyak sekali jenis perdagangan yang bisa Anda mulai. Bahkan, tak jarang Anda tak perlu keahlian khusus.

Berikut beberapa perdagangan berbentuk Perusahaan Perorangan:

2.    Jasa

Bila Anda memiliki hobi atau keterampilan khusus, Anda bisa menawarkannya dengan membuat Perusahaan Perseorangan, lho. Bahkan, Anda tak perlu keluar modal dan Anda sudah bisa mendapatkan klien. Selain itu, dengan memanfaatkan internet, Anda juga bisa menjalankannya secara Digital Nomad.

Berikut beberapa contohnya:

  • Penulis Freelance
  • Desain Grafis
  • Content Creator
  • Fotografer
  • Les Privat
  • Jasa Cuci Kendaraan

3.    Industri Kecil

Contoh ketiga ini cukup kompleks. Sebab, Anda harus menggabungkan antara perdagangan dan jasa. Jasa di sini adalah keahlian membuat suatu barang, lalu Anda harus menjualnya.

Beberapa contoh yang populer adalah:

  • Anyaman
  • Kerajinan Tanah Liat
  • Kerajinan Kayu
  • Mainan Anak
  • Souvenir Pernikahan
  • Melukis

4.    Pertanian

Contoh Perusahaan Perseorangan terakhir adalah di bidang pertanian. Bidang ini cocok Anda terapkan di pedesaan karena mempunyai lahan luas yang subur. Namun, Anda juga bisa melakukannya di perkotaan dengan teknik khusus seperti, hidroponik, hortikultura, terrarium, dan sejenisnya.

Berikut beberapa contohnya:

  • Jual Beli Bibit Tanaman
  • Produksi Pupuk
  • Tanaman Rempah
  • Menjual Buah dan Sayur Organik
  • Budidaya Tanaman Hias
  • Usaha Tanaman Hidroponik

Baca juga: 16 Contoh Surat Bisnis Berbagai Keperluan, Terlengkap!

Kelola Dokumen Perusahaan Perseorangan dengan Mekari Sign!

Logo Mekari Sign

Setelah membaca artikel ini, Anda sudah mengerti mengenai berbagai hal tentang Perusahaan Perseorangan. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis-jenisnya, kelebihan dan kekurangannya, hingga contohnya. Jadi, apakah Anda tertarik untuk mendirikan perusahaan ini?

Nah, sebagai pengurus perusahaan satu-satunya, mengurus pekerjaan administrasi tentu melelahkan dan menghabis-habiskan waktu, kan? Maka dari itu, sebaiknya Anda manfaatkan platform pengelolaan dokumen Mekari eSign.

Melalui Mekari eSign, Anda bisa mengelola dan mengesahkan dokumen hanya dengan beberapa klik saja. Mulai dari membubuhkan tanda tangan elektronik, emeterai, stempel digital, maupun kontrak elektronik. Tentu akan lebih praktis dan cepat. Terdengar menarik, kan?

Coba Mekari Sign Sekarang!

Blog

Artikel Terkait

WhatsApp WhatsApp Sales