- Surat edaran adalah naskah dinas yang memuat pemberitahuan tentang hal tertentu yang dianggap penting dan mendesak.
- Struktur surat edaran terdiri dari kepala, batang tubuh, dan kaki.
- Isi surat edaran dapat mencakup latar belakang, tujuan, ruang lingkup, dasar hukum, isi edaran, dan penutup.
- Surat edaran dapat ditujukan kepada pihak tertentu sesuai kepentingan isi edaran, termasuk pihak di luar instansi penerbit.
- Setelah surat edaran selesai dibuat, dokumen dapat ditandatangani secara elektronik agar proses persetujuannya lebih praktis.
Surat edaran digunakan untuk menyampaikan pemberitahuan tentang hal tertentu kepada pihak yang berkepentingan. Dokumen ini banyak digunakan oleh instansi, organisasi, sekolah, perguruan tinggi, dan perusahaan.
Dalam artikel ini, Anda akan menemukan 15 contoh surat edaran untuk berbagai keperluan. Sebelum melihat contohnya, pahami dulu pengertian, fungsi, jenis, dan struktur surat edaran agar dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan.
Apa itu Surat Edaran?

Sumber gambar: Pixabay
Surat edaran adalah Naskah Dinas yang memuat pemberitahuan tentang hal tertentu yang dianggap penting dan mendesak. Surat ini digunakan untuk menyampaikan informasi kepada pihak yang berkepentingan sesuai dengan tujuan penerbitannya.
Surat edaran dapat ditemukan di berbagai organisasi dan instansi, termasuk perusahaan, sekolah, perguruan tinggi, dan lembaga pemerintah.
Fungsi Surat Edaran
Fungsi surat edaran adalah menyampaikan pemberitahuan tentang kebijakan, ketentuan, atau informasi tertentu kepada pihak yang menjadi sasaran edaran.
Baca juga: 10 Contoh Surat Resmi Berbagai Jenis, Terlengkap!
Jenis Surat Edaran
Jenis surat edaran dapat dibedakan berdasarkan penerimanya, yakni terbatas dan tidak terbatas. Surat edaran terbatas ditujukan kepada kelompok atau pihak tertentu, sedangkan surat edaran tidak terbatas ditujukan kepada masyarakat atau penerima yang lebih luas.
| Jenis Surat Edaran | Penerima | Contoh |
|---|---|---|
| Surat Edaran Terbatas | Kelompok atau pihak tertentu | Edaran perusahaan kepada karyawan |
| Surat Edaran Tidak Terbatas | Masyarakat atau pihak yang lebih luas | Edaran instansi kepada masyarakat |
Struktur Surat Edaran
Biasanya, surat ini memiliki struktur sebagai berikut:
- Kepala: Bagian kepala memuat identitas surat, antara lain kop, pihak yang dituju, tulisan “SURAT EDARAN”, nomor, kata “TENTANG”, dan judul surat.
- Batang tubuh (isi): Bagian ini memuat latar belakang, maksud dan tujuan, ruang lingkup, dasar hukum atau naskah dinas terkait, isi edaran, dan penutup.
- Kaki Surat: Bagian kaki memuat tempat dan tanggal, pejabat yang menandatangani, tanda tangan, nama pejabat, serta cap dinas sesuai ketentuan yang berlaku.
Contoh Surat Edaran Berbagai Keperluan
Agar Anda mendapatkan gambaran lebih jelas dan bisa untuk referensi, berikut beberapa contoh surat ini:
1. Contoh Surat Edaran Pemerintah

Sumber gambar: bekasikota.go.id
2. Contoh Surat Edaran Pemerintah 2

Sumber gambar: lezgetreal
3. Contoh Surat Edaran Universitas

Sumber gambar: nesabamedia
4. Contoh Surat Edaran Universitas 2

Sumber gambar: lezgetreal
5. Contoh Surat Edaran Dinas Pendidikan

Sumber gambar: suratresmi
6. Surat Edaran Sekolah

Sumber gambar: suratresmi
7. Surat Edaran OSIS

Sumber gambar: scribd
8. Surat Edaran Perusahaan

Sumber gambar: lezgetreal
9. Surat Edaran Pemerintah Kabupaten

Sumber gambar: lezgetreal
10. Surat Edaran Pemerintah Daerah

Sumber gambar: lezgetreal
11. Surat Edaran Dinas Pemberitahuan Ujian

Sumber gambar: suratresmi
12. Surat Edaran Lomba MTQ

Sumber gambar: suratresmi
13. Contoh Edaran Permintaan Partisipasi

Sumber gambar: suratresmi
14. Contoh Edaran Kerja Bakti

Sumber gambar: suratresmi
15. Contoh Edaran Acara

Sumber gambar: suratresmi
Tandatangani Surat Edaran Secara Elektronik
Surat edaran membantu organisasi atau instansi menyampaikan pemberitahuan kepada pihak yang berkepentingan. Dengan memahami fungsi, jenis, struktur, dan contoh yang ada, Anda dapat menyesuaikan format surat dengan tujuan dan penerimanya.
Setelah surat edaran selesai dibuat dan disetujui, dokumen dapat ditandatangani secara elektronik sehingga proses penandatanganan dapat dilakukan tanpa harus mencetak dan mengirim dokumen secara fisik.
