5 min read

Mengenal Perbedaan QR Code dan Barcode: Fungsi dan Cara Kerjanya

Diperbarui 31 Mei 2024
Perbedaan QR Code dan Barcode
Mengenal Perbedaan QR Code dan Barcode: Fungsi dan Cara Kerjanya

Pernahkah Anda kebingungan saat membedakan QR Code dan barcode? Sekilas, kedua kode ini memang tampak serupa dengan garis-garis hitam dan putih. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat perbedaan mendasar di antara keduanya?

Artikel ini akan membahas perbedaan QR Code dan barcode, mulai dari bentuk, fungsi, dan cara kerjanya.

Daftar isi

Apa Itu Barcode?

Barcode adalah representasi visual dari data dalam bentuk deretan garis-garis hitam dan putih paralel dengan ketebalan yang bervariasi. Setiap barcode menyimpan informasi unik terkait dengan item yang ditempelinya.

Barcode digunakan untuk memasukkan data ke dalam sistem komputer dan umumnya dibaca menggunakan scanner barcode.

Contoh Gambar Barcode
Contoh Gambar Barcode
Contoh Gambar Barcode. Sumber: Freepik

Sejarah Barcode

Sejarah barcode dimulai pada tahun 1948, saat Bernard Silver dan Norman Woodland menemukan cara untuk mengubah informasi teks menjadi garis-garis dan spasi yang dapat dibaca oleh mesin.

Awalnya, barcode hanya digunakan untuk mengidentifikasi produk di toko-toko kelontong, tetapi seiring perkembangan teknologi, penggunaannya meluas ke berbagai bidang.

Woodland dan Silver berhasil menciptakan prototipe yang lebih baik pada 20 Oktober 1949, dan pada 7 Oktober 1952, mereka mendapatkan hak paten atas penemuan mereka. Namun, baru pada tahun 1996 barcode mulai digunakan secara luas di dunia komersial.

Fungsi Barcode

Fungsi utama dari barcode adalah untuk menyimpan informasi spesifik terkait suatu produk atau barang yang telah diberikan label barcode. Informasi yang disimpan biasanya meliputi tanggal kadaluarsa produk, kode produksi, dan nomor identitas produk.

Berikut adalah beberapa penggunaan utama barcode:

  1. Identifikasi Produk: Barcode digunakan untuk mengidentifikasi produk dengan kode UPC (Universal Product Code), membantu pelacakan inventaris, manajemen stok, dan pencegahan penipuan.
  2. Mempercepat Proses Transaksi: Barcode memungkinkan kasir memindai produk dengan cepat dan akurat, mempercepat proses checkout di toko.
  3. Menyimpan Informasi Produk: Barcode menyimpan berbagai informasi produk seperti nama, harga, tanggal kadaluarsa, dan informasi lainnya.
  4. Pelacakan dan Manajemen Stok: Barcode memungkinkan pelacakan produk secara real-time, memudahkan manajemen stok dan pengambilan keputusan bisnis.

Selain fungsi di atas, barcode juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan lain, seperti pelacakan aset, identifikasi pasien di rumah sakit, dan manajemen perpustakaan.

Apa Itu QR Code?

QR Code (Quick Response Code) adalah jenis kode batang dua dimensi yang berbentuk kotak-kotak kecil berwarna hitam dan putih. QR Code mampu menyimpan lebih banyak informasi dibandingkan barcode biasa.

Data yang terdapat dalam QR Code dapat berupa apa saja, mulai dari teks sederhana hingga alamat email, nomor telepon, URL, tautan ke aplikasi, dan masih banyak lagi.

Contoh Gambar QR Code
Contoh Gambar QR Code
Contoh Gambar QR Code. Sumber: Freepik

Sejarah QR Code

QR Code pertama kali dikembangkan oleh perusahaan Jepang bernama Denso Wave pada tahun 1994 karena kebutuhan industri akan sistem yang mampu menyimpan lebih banyak informasi daripada barcode tradisional.

Pada era 1960-an, pertumbuhan ekonomi Jepang menyebabkan munculnya banyak pasar swalayan, namun kasir sering kesulitan memasukkan data secara manual. Kode batang tradisional digunakan, tetapi memiliki keterbatasan dalam kapasitas penyimpanan data.

Untuk mengatasi masalah ini, Denso Wave mengembangkan QR Code, yang memungkinkan penyimpanan data secara horizontal dan vertikal, serta telah menjadi bagian penting dari berbagai sektor industri dan aplikasi teknologi.

Fungsi QR Code

QR Code memiliki berbagai fungsi penting, baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis. Berikut adalah beberapa fungsi utama QR Code:

  1. Penyimpanan Informasi: QR Code menyimpan lebih banyak informasi termasuk teks, URL, kontak, lokasi, dan data lainnya.
  2. Pembacaan Cepat: QR Code dapat dibaca dengan cepat menggunakan kamera smartphone atau perangkat pemindai lainnya, memungkinkan akses informasi instan.
  3. Pembayaran Digital: QR Code digunakan dalam transaksi digital seperti pembayaran di toko, transfer uang, dan pembelian online, memungkinkan penyelesaian transaksi yang mudah dan aman.
  4. Mengarahkan Konsumen ke Website: QR Code digunakan untuk mengarahkan konsumen ke website tertentu untuk promosi, informasi produk, atau konten lainnya.
  5. Pendistribusian Informasi: QR Code digunakan untuk mendistribusikan informasi dengan cepat, misalnya di tempat umum untuk informasi tentang tempat, acara, atau produk.

Pelajari Selengkapnya: Fungsi QR Code, Cara Kerja, dan Cara Membuatnya

Perbedaan QR Code dan Barcode

Berikut adalah perbedaan utama antara barcode dan QR code:

Fitur Barcode QR code
Bentuk/ Struktur Susunan garis paralel hitam putih dengan ketebalan yang bervariasi (1 dimensi) Pola persegi dengan kotak-kotak kecil hitam putih (2 dimensi)
Kapasitas Data 20-25 karakter Hingga 7.000 karakter
Kecepatan Pemindaian Lebih lambat Lebih cepat
Toleransi Kesalahan Rendah, jika garis-garis rusak, pembacaan bisa sulit atau mustahil Tinggi, dapat dibaca meskipun sebagian kode rusak
Aplikasi Terutama untuk identifikasi produk dan pencarian harga Lebih luas dan fleksibel (situs web, informasi produk, konten digital, pembayaran, pelacakan)

Itu dia perbedaan antara barcode dan QR code. QR code dan barcode adalah dua teknologi yang memungkinkan penyimpanan dan pembacaan data dengan cepat dan mudah.

Meskipun memiliki beberapa kesamaan, namun QR code menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan barcode, seperti kapasitas data yang lebih besar, fleksibilitas, kemudahan pembacaan, dan toleransi kesalahannya.

Oleh karena itu, tidak heran apabila kini QR code semakin banyak digunakan dalam berbagai aplikasi modern, seperti pembayaran digital, pemasaran, manajemen inventaris, hingga tanda tangan digital.

Dalam konteks tanda tangan digital, kode QR atau tanda tangan QR code digunakan sebagai representasi dari tanda tangan digital yang menyimpan informasi tentang waktu penandatanganan dokumen dan identitas penandatangan.

Sementara itu, Penggunaan QR code diprediksikan akan terus berkembang pesat di masa depan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Tanda Tangan QR Code dan Cara Membuatnya

Beralih ke tanda tangan QR code yang modern!

CTA Banner Tanda Tangan Digital
WhatsApp WhatsApp Sales