Blog

Apa itu Digital Signature? Cara Kerja, Kelebihan, dan Contohnya

featured image Apa Itu Digital Signature

Tanda tangan digital atau digital signature adalah teknologi yang mulai banyak digunakan akhir-akhir ini. Tak heran, karena ttd digital ini menawarkan berbagai kelebihan yang tak dimiliki oleh tanda tangan basah. Mulai dari keamanan, kemudahan, hemat biaya, dan sebagainya.

Lalu, apa itu digital signature sebenarnya? Bagaimana cara membuat dan cara kerjanya? Apa saja kelebihannya? Tenang, semua pertanyaan Anda akan terjawab di artikel ini. Oleh karena itu, simak sampai selesai ya!

banner blog tanda tangan digital

Apa itu Digital Signature?

ilustrasi apa itu digital signature

Sumber gambar: Unsplash

 

Digital signature adalah jenis tanda tangan yang menggunakan pin atau algoritma matematika untuk menandatangani dan memvalidasi keaslian suatu dokumen elektronik, file, atau perangkat lunak. Sehingga, file yang Anda kirim secara digital bisa sampai ke penerima yang dituju dalam format asli tanpa perubahan sedikitpun. Alhasil, file Anda dijamin asli dan terhindar dari pemalsuan dokumen maupun pemalsuan tanda tangan.

Di Indonesia sendiri, digital signature disebut juga dengan Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi. Jenis tanda tangan elektronik ini memiliki Sertifikat Elektronik keluaran Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) yang bisa menjamin keabsahan dan keaslian tanda tangan tersebut.

Baca juga: Apa itu Tanda Tangan Digital? Semua Hal yang Perlu Diketahui

Cara Membuat Digital Signature

Berikut panduan cara membuat digital signature di Word yang bisa Anda coba:

  1. Siapkan file tanda tangan Anda terlebih dahulu. Cara termudahnya adalah dengan menggunakan aplikasi Paint di komputer Anda. Untuk cara lain, Anda bisa menuliskan tanda tangan pada secarik kertas, lalu mem-fotonya dan memindahkannya ke komputer.
  2. Bila sudah, buka dokumen yang hendak Anda tandatangani.
  3. Kemudian, klik menu Insert di bagian atas, pilih Pictures, lalu pilih This Device.
  4. Arahkan ke tempat Anda menyimpan file tanda tangan tadi, lalu klik Insert.
  5. Bila tanda tangan Anda menggunakan foto, maka Anda perlu membuat background-nya transparan. Caranya adalah klik menu Color, pilih Set Transparent Color, lalu klik background dari gambar tanda tangan Anda.
  6. Terakhir, atur posisi dan ukuran dari tanda tangan Anda. Caranya, dengan mengklik ikon tapal kuda tepat di samping gambar tanda tangan Anda. Di sini, Anda bisa memilih apakah tanda tangan berada di belakang text (Behind Text) ataupun di depan text (In Front of Text)
  7. Untuk cara membuat digital signature lainnya, Anda bisa cek artikel → 10 Cara Membuat Tanda Tangan Digital

Keabsahan Digital Signature

Mungkin muncul pertanyaan di benak Anda, “Apakah digital signature sah di Indonesia?” Jawabannya: Ya, sah!

Seperti yang diatur di UU ITE, kekuatan hukum tanda tangan elektronik dan akibat hukumnya sah. Di UU ini, juga dijelaskan beberapa syarat sahnya, yakni:

  • Data pembuatan tanda tangan hanya diketahui pemilik ttd tersebut
  • Hanya pemilik tanda tangan yang berhak menggunakan TTE tersebut
  • Semua perubahan yang terjadi setelah pembuatan ttd bisa diketahui
  • Lalu, semua perubahan terkait informasi elektronik yang berkaitan dengan ttd elektronik juga bisa diketahui
  • Mempunyai suatu cara untuk mengetahui pemilik ttd tersebut
  • Ada suatu cara untuk mengetahui kalau pemilik ttd telah menyetujui informasi elektronik terkait

Baca juga: Keabsahan Tanda Tangan Elektronik di Indonesia [2023]

Komponen Digital Signature

Sebelum membahas digital signature lebih jauh, perlu Anda ketahui dulu beberapa komponen di dalamnya, yaitu:

  • Fungsi Hash — algoritma yang membentuk barisan huruf dan angka unik yang disematkan pada dokumen. Berfungsi selayaknya “sidik jari” dari dokumen Anda, sehingga bisa menjamin keasliannya.
  • Sistem Kriptografi — sistem keamanan yang menggunakan sepasang kunci, yaitu kunci publik untuk mengenkripsi data. Lalu, kunci satunya yaitu kunci privat untuk membuka enkripsi tersebut.
  • Public Key Infrastructure — keseluruhan infrastruktur, yaitu kebijakan, aturan, orang, dan sistem yang mendukung pembagian kunci publik ke pihak yang relevan.
  • Certificate Authority — pihak yang memvalidasi identitas para pihak, lalu menerbitkan sertifikat elektronik yang berisi publik key ke para pihak.
  • Sertifikat Elektronik — berfungsi selayaknya Kartu Tanda Penduduk yang menjamin keaslian identitas para pihak.

Cara Kerja Digital Signature

Digital signature memiliki cara kerja yang unik dan canggih. Berikut cara kerja dan proses verifikasi digital signature:

  1. Pertama-tama, pengirim pesan akan menghitung Message Digest (MD) dari pesan. MD ini Anda peroleh dengan mengubah pesan M dengan fungsi hash satu arah
  2. Selanjutnya, terjadi enkripsi pada MD menggunakan algoritma kriptografi kunci privat, seperti algoritma RSA. Nah, hasil enkripsi inilah yang dinamakan sebagai digital signature (S)
  3. Kemudian, digital signature (S) diletakkan pada pesan M
  4. Lalu, pesan M yang sudah Anda tandatangani dengan S akan dikirim menggunakan suatu saluran komunikasi

Bila pesan M sudah sampai ke penerima, akan terjadi proses verifikasi sebagai bentuk pembuktian keaslian pesan. Berikut proses verifikasinya:

  1. Digital signature (S) dibuka (decrypt) menggunakan kunci publik yang diberikan ke penerima. Nantinya, proses ini akan menghasilkan MD (Message Digest)
  2. Kemudian, penerima mengubah M menjadi MD dengan fungsi hash satu arah. Hash ini mirip dengan yang digunakan oleh pengirim
  3. Nah, bila hasilnya MD=MD, maka tanda tangan yang diterima adalah sah dan asli dari pengirim yang benar.

Baca juga: Cara Membuat Tanda Tangan Digital di HP, Termudah!

Fungsi Digital Signature

ilustrasi fungsi digital signature

Sumber gambar: Pixabay

 

Peran atau fungsi utama digital signature adalah untuk memastikan keaslian identitas penandatangan dan dokumen yang ditandatangani.

Jadi, walaupun para pihak berjauhan dan dokumen ditandatangani tanpa bertatap muka, dokumen tersebut tetap asli dan mengikat para pihak. Alhasil, dokumen tersebut bisa menjadi alat bukti elektronik yang kuat di mata hukum bila terjadi hal tak diinginkan nantinya.

Peran Penting Digital Signature

Digital signature di berbagai wilayah, seperti beberapa negara di Amerika Utara, Benua Eropa, dan Asia Pasifik, dianggap mengikat secara hukum dan mempunyai kekuatan yang sama dengan tanda tangan basah.

Maka dari itu, selain digunakan untuk tanda tangan dokumen digital, digital signature juga digunakan untuk berbagai hal lainnya. Mulai dari kontrak elektronik, transaksi keuangan, penyedia layanan email, distribusi software, dan masih banyak lainnya. Teknologi canggih dan aman yang ada pada digital signature memungkinkan hal ini terjadi.

Fitur Keamanan Digital Signature

Kelebihan paling mencoloknya terletak pada keamanannya yang canggih. Berikut penjelasan lengkapnya:

  • PIN, sandi, dan kode — untuk memverifikasi identitas penerima dan menyetujui tanda tangan para pihak
  • Jejak waktu (time stamp) — memberikan tanggal dan waktu lengkap ttd digital dibubuhkan
  • Kriptografi asimetris — metode keamanan canggih dengan kunci publik yang mampu mengenkripsi dan dekripsi file
  • Checksumrangkaian huruf dan angka yang mewakili data digital dan berfungsi untuk melakukan perbandingan. Sehingga perubahan atau kesalahan akan langsung terdeteksi.
  • Cyclic Redundancy Checking (CRC)kode yang mampu mendeteksi/memverifikasi kesalahan dan perubahan pada data mentah
  • Validasi PSrE — PSrE merupakan badan hukum penyedia Sertifikat Elektronik di Indonesia yang telah diakui oleh KOMINFO

Baca juga: Keabsahan Kontrak Elektronik di Indonesia [Peraturan Terbaru]

Kelebihan Digital Signature

Berikut beberapa kelebihan ttd digital:

  • Keamanan yang Baik — Seperti yang sudah dijelaskan, digital signature memiliki keamanan berlapis yang memastikan keaslian file Anda.
  • Hemat Waktu — Anda bisa melakukan tanda tangan dengan beberapa pihak di berbagai tempat hanya dalam hitungan menit.
  • Hemat Biaya — Anda tak perlu membeli kertas, tinta, mencetak dokumen, dan sebagainya.
  • Berlaku Secara Global — Sudah banyak negara di dunia yang menerima dan menganggap sah ttd digital.
  • Adanya Penanda Waktu — Mulai dari kapan dokumen dikirim, para pihak menandatangani, dan sebagainya.
  • Teknologi Ramah LingkunganDengan memakai ttd digital, Anda ikut berkontribusi untuk mengurangi limbah kertas dan membantu melestarikan lingkungan.

Baca juga: 11 Alasan Menggunakan Tanda Tangan Elektronik di 2022

Contoh Digital Signature

Pada prakteknya, ada beberapa contoh digital signature dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

  • Tanda Tangan ElektronikTtd digital juga disebut dengan Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi di Indonesia. Sertifikat di sini dikeluarkan oleh PSrE yang sudah diakui KOMINFO.
  • Transaksi Kartu Kredit — Pengguna kartu kredit akan diminta untuk membubuhkan tanda tangan di mesin khusus sebagai metode validasi
  • Investasi — Pada aplikasi fintech, Anda diminta untuk melakukan ttd digital saat melakukan berbagai hal, seperti pembuatan akun, jual beli aset, dan masih banyak lainnya.
  • Proses Produksi — Banyak perusahaan yang memakai ttd digital yang dilindungi oleh International Organization for Standardization (ISO) untuk mempercepat produksi
  • Surat Bisnis — berbagai dokumen bisnis bisa Anda tandatangani secara jarak jauh, baik itu surat bisnis formal maupun non formal. Hal ini tentu memudahkan dan menghemat biaya serta waktu Anda.

Siap Mencoba Digital Signature?

Logo Mekari Sign

Itulah penjelasan lengkap mengenai ttd digital. Ternyata, digital signature sangat canggih dan memiliki banyak kelebihan ya? Tak heran banyak yang menggunakannya akhir-akhir ini, mulai dari perseorangan, hingga perusahaan besar sekalipun. Jadi, apakah Anda tertarik untuk mencobanya?

Bila tertarik, Anda bisa mencobanya di Mekari Sign. Tak perlu ribet, untuk mencoba tanda tangan elektronik Mekari eSign, Anda bisa klik link di bawah ini atau klik tombol Jadwalkan Demo di samping artikel ini. Yuk, coba!

Coba Mekari Sign Sekarang!

Blog

Artikel Terkait

WhatsApp WhatsApp Sales