11 min read

17 Contoh Berita Acara Serah Terima (BAST) Lengkap Terbaru

Ditulis oleh:
Diperbarui
Ditinjau oleh:
Reviewer Nukke Chintiya Nukke Chintiya Reviewer Badge Nukke Chintiya
Bagikan artikel ini
WhatsApp X LinkedIn Facebook
Ringkasan

  • Berita Acara Serah Terima (BAST) adalah dokumen resmi sebagai bukti sah atas penyerahan barang, jasa, atau jabatan dari satu pihak ke pihak lain.
  • Fungsi utamanya adalah untuk memindahkan tanggung jawab secara formal, memberikan perlindungan hukum, dan mencegah perselisihan di kemudian hari.
  • BAST yang benar harus merinci objek yang diserahkan, kondisinya, serta ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai bukti kesepakatan.

Memasuki tahun 2026, standar pengadaan barang dan jasa pada Indonesia telah bergeser sepenuhnya menuju digitalisasi yang transparan. Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 menegaskan bahwa setiap proses serah terima kini wajib mengedepankan prinsip cepat, akuntabel, dan berbasis data guna menekan risiko moral hazard pada meja kerja Anda.

Kami menyusun panduan ini agar Anda tetap patuh terhadap regulasi terbaru tanpa harus terjebak dalam birokrasi manual yang lamban. Jadi, sebelum melangkah lebih jauh, pahami dulu dasar hukum dan cara pembuatannya.

Apa Itu BAST (Berita Acara Serah Terima)?

Berita Acara Serah Terima (BAST) adalah dokumen legalitas yang berfungsi sebagai bukti tertulis sah atas penyerahan objek (barang, jasa, jabatan, atau aset) dari satu pihak ke pihak lain.

Berdasarkan UU ITE No. 1 Tahun 2024 Pasal 17 ayat 2a, BAST digital untuk transaksi risiko tinggi wajib menggunakan Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi. Penggunaan e-Meterai dan kepatuhan pada standar ISO 27001 menjamin integritas dokumen serta mitigasi risiko sengketa di pengadilan.

Dasar Hukum BAST: Mengapa Kertas Ini Sangat Penting?

Meskipun tidak diatur dalam satu undang-undang tunggal, kewajiban pembuatan BAST digital dan fisik di Indonesia saat ini berpijak pada regulasi terbaru berikut ini:

  • KUHPerdata Pasal 1875: Dasar hukum utama yang menyatakan bahwa tanda tangan (basah maupun digital) pada sebuah surat bukti dianggap sebagai pengakuan sah atas isi dokumen tersebut.
  • UU ITE No. 1 Tahun 2024 (Pasal 17 ayat 2a): Mewajibkan penggunaan Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi untuk transaksi risiko tinggi (non-tatap muka) guna menjamin dokumen tidak bisa dipalsukan.
  • Peraturan Presiden No. 46 Tahun 2025: Aturan terbaru mengenai Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang mendorong proses serah terima dilakukan secara digital, cepat, dan akuntabel.
  • PP No. 28 Tahun 2020 (Perubahan atas PP 27/2014): Pedoman utama untuk serah terima Barang Milik Negara atau Daerah (BMN/D).
  • UU Bea Meterai No. 10 Tahun 2020: Mewajibkan penggunaan meterai (termasuk e-Meterai) untuk dokumen BAST yang bernilai di atas Rp5.000.000 agar sah sebagai alat bukti di pengadilan.

Baca juga: Pembubuhan e-Meterai Gagal? Ini Solusi Paling Ampuh

Jenis-Jenis BAST

Ada bermacam-macam BAST tergantung apa yang diserahterimakan. Secara umum, BAST bisa dikelompokkan menjadi:

  • BAST Barang: Untuk serah terima barang (misalnya, inventaris kantor, barang dagangan, aset perusahaan).
  • BAST Jasa: Untuk serah terima jasa (misalnya, jasa maintenance, jasa konsultasi, jasa konstruksi).
  • BAST Pekerjaan/Proyek: Untuk serah terima hasil pekerjaan atau proyek (misalnya, proyek pembangunan gedung, proyek IT). Seringkali, BAST ini merupakan bagian dari BAST Barang atau Jasa.
  • BAST Aset: Untuk serah terima aset perusahaan (misalnya, kendaraan dinas, tanah, bangunan).
  • BAST Jabatan: Untuk serah terima jabatan dalam suatu organisasi atau instansi (misalnya, serah terima jabatan Kepala Sekolah, Kepala Desa, Direktur).
  • BAST Hibah/Donasi: Untuk serah terima barang atau uang yang diberikan sebagai hibah atau donasi.

Format BAST

Meskipun tidak ada format baku yang wajib diikuti oleh semua pihak, BAST yang baik dan benar umumnya memiliki format sebagai berikut:

  • Judul: “BERITA ACARA SERAH TERIMA” (bisa ditambahkan keterangan, misalnya “BARANG INVENTARIS”, “JABATAN KEPALA SEKOLAH”, dll.).
  • Nomor: Nomor BAST (sesuai sistem penomoran yang berlaku).
  • Hari, Tanggal, Waktu, dan Tempat: Kapan dan di mana serah terima dilakukan.
  • Identitas Para Pihak:
    • Pihak yang Menyerahkan: Nama lengkap, jabatan, dan instansi/perusahaan (jika ada).
    • Pihak yang Menerima: Nama lengkap, jabatan, dan instansi/perusahaan (jika ada).
  • Isi BAST:
    • Pernyataan Serah Terima: Kalimat yang jelas menyatakan bahwa telah terjadi serah terima apa, dari siapa ke siapa.
    • Detail Barang/Jasa/Jabatan/Uang/Aset:
      • Barang: Nama barang, spesifikasi, jumlah, kondisi (baru/bekas, baik/rusak), nomor seri (jika ada), dll.
      • Jasa: Jenis jasa yang diserahterimakan, periode pelaksanaan, hasil pekerjaan.
      • Jabatan: Nama jabatan yang diserahterimakan, tugas dan tanggung jawab yang diserahkan.
      • Uang: Jumlah uang (dalam angka dan huruf), tujuan penggunaan uang.
      • Aset: Jenis aset, spesifikasi, kondisi, lokasi, dll.
    • Tujuan Serah Terima: (Opsional) Bisa disebutkan tujuan serah terima (misalnya, “untuk keperluan operasional kantor”, “sebagai bagian dari proses mutasi jabatan”, dll.).
    • Keterangan Tambahan (Jika Ada): Misalnya, catatan tentang kondisi barang, kesepakatan khusus, dll.
  • Penutup: Kalimat penutup yang menyatakan bahwa serah terima telah dilakukan dengan benar, dan kedua belah pihak telah menyetujui.
  • Tanda Tangan: Tanda tangan basah dari kedua belah pihak (yang menyerahkan dan yang menerima), dilengkapi dengan nama jelas dan jabatan. Jika perlu, tambahkan saksi.
  • Stempel (Jika Ada): Jika instansi/perusahaan memiliki stempel, bubuhkan di dekat tanda tangan.
  • Lampiran (Jika Ada):

Kumpulan Contoh BAST untuk Berbagai Kebutuhan

Setiap industri memiliki kebutuhan format yang berbeda. Berikut adalah beberapa contoh format yang paling sering muncul dalam dunia bisnis dan instansi pemerintah.

1. Contoh Berita Acara Serah Terima Uang & Laporan Keuangan

Surat ini adalah bukti sah bahwa hitungan uang perusahaan sudah diserahkan ke bos dalam keadaan rapi dan jumlahnya pas.

Detail Contoh BAST Uang - Mekari Sign

[Download Gratis Contoh Berita Acara Serah Terima]

2. Contoh Berita Acara Serah Terima Pekerjaan Proyek (Konstruksi/IT)

Surat ini membuktikan bahwa tugas besar sudah selesai 100% dengan benar dan menjadi syarat agar pembayaran bisa segera cair ke dompet Anda.

BERITA ACARA SERAH TERIMA PEKERJAAN

Nomor : [nomor_dokumen]

Pada hari ini [hari], tanggal [tanggal] bulan [bulan] tahun [tahun], bertempat di [lokasi], kami yang bertanda tangan di bawah ini:

PIHAK PERTAMA

Nama            : [nama_pihak_pertama]
Jabatan        : [jabatan_pihak_pertama]
Perusahaan : [nama_perusahaan_pihak_pertama]
Alamat          : [alamat_pihak_pertama]

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [nama_perusahaan_pihak_pertama], selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

PIHAK KEDUA

Nama           : [nama_pihak_kedua]
Jabatan        : [jabatan_pihak_kedua]
Perusahaan : [nama_perusahaan_pihak_kedua]
Alamat          : [alamat_pihak_kedua]

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [nama_perusahaan_pihak_kedua], selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai PARA PIHAK.

Melalui dokumen ini PARA PIHAK menerangkan hal-hal sebagai berikut:

1. PIHAK KEDUA telah menyelesaikan pekerjaan berupa [nama_pekerjaan_proyek] sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan yang tercantum dalam Perjanjian atau Kontrak Nomor [nomor_kontrak] tertanggal [tanggal_kontrak].

2. Berdasarkan hasil pemeriksaan, evaluasi, dan verifikasi yang dilakukan oleh PIHAK PERTAMA, pekerjaan tersebut telah diselesaikan dengan baik, lengkap, dan sesuai dengan spesifikasi teknis, standar kualitas, serta ketentuan yang disepakati dalam kontrak.

3. Dengan ditandatanganinya Berita Acara Serah Terima Pekerjaan ini, maka PIHAK KEDUA secara resmi menyerahkan hasil pekerjaan kepada PIHAK PERTAMA, dan PIHAK PERTAMA menyatakan menerima hasil pekerjaan tersebut dalam kondisi baik dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.

4. Dokumen ini juga menjadi dasar administrasi untuk proses penyelesaian kewajiban pembayaran sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dalam kontrak atau perjanjian kerja yang berlaku.

Demikian Berita Acara Serah Terima Pekerjaan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

[kota], [tanggal_dokumen]

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA
(……………………………)

[nama_pihak_pertama]

[jabatan_pihak_pertama]

(……………………………)

[nama_pihak_kedua]

[jabatan_pihak_kedua]

3. Contoh BAST Barang Inventaris (Kantor & Sekolah)

Kertas sakti ini mencatat jumlah dan kondisi benda yang dikirim agar tidak ada barang yang hilang atau rusak secara misterius saat pindah tangan.

Contoh Berita Acara Serah Terima Barang Inventaris Sekolah

Sumber: Scribd

4. Contoh Berita Acara Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah

Bukti tertulis ini memastikan pemimpin baru menerima semua kunci dan catatan penting dari pemimpin lama agar sekolah tetap berjalan hebat.

Contoh Berita Acara Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah

Sumber: Scribd

5. Contoh Berita Acara Serah Terima Jabatan Kepala Desa

Kertas ini sangat penting untuk mencatat semua harta milik desa agar perpindahan jabatan pemimpin desa berjalan jujur dan transparan.

Contoh Berita Acara Serah Terima Jabatan Kepala Desa

Sumber: Scribd

6. Contoh Berita Acara Serah Terima Barang ATK (Alat Tulis Kantor)

Catatan kecil ini membantu kantor mengawasi pemakaian pensil dan kertas agar stoknya selalu cukup dan tidak boros uang.

Contoh Berita Acara Serah Terima Barang ATK

Sumber: Scribd

7. Contoh Berita Acara Serah Terima Rumah

Sebelum menerima kunci tempat tinggal baru, kertas ini memastikan dinding dan atap rumah sudah pas dengan janji penjual agar kamu tidak kecewa.

 

Contoh Berita Acara Serah Terima Rumah

Sumber: Scribd

Baca Juga: Format Lengkap Surat Jual Beli Rumah Sebelum Serah Terima

8. Contoh Berita Acara Serah Terima Tanah

Dokumen ini menjadi bukti sah bahwa batas pagar dan luas lahan sudah diperiksa oleh pembeli agar tidak ada pertengkaran di masa depan.

Contoh Berita Acara Serah Terima Tanah

Sumber: Scribd

Baca Juga: Sebelum Serah Terima, Ini Contoh Surat Jual Beli Tanah

9. Contoh Berita Acara Serah Terima Kunci (Properti)

Menandatangani surat ini artinya kamu sudah resmi memegang akses ke bangunan dan masa garansi perbaikan dari penjual resmi dimulai.

Contoh Berita Acara Serah Terima Kunci

Sumber: Scribd

10. Contoh Berita Acara Serah Terima Hewan Ternak

Kertas ini memastikan sapi atau kambing yang diserahkan dalam kondisi sehat dan sudah diperiksa oleh dokter hewan profesional.

Contoh Berita Acara Serah Terima Hewan Ternak

Sumber: Scribd

11. Contoh Berita Acara Serah Terima Laporan Keuangan

Surat ini adalah bukti sah bahwa hitungan uang perusahaan sudah diserahkan ke bos dalam keadaan rapi dan jumlahnya pas.

Contoh Berita Acara Serah Terima Laporan Keuangan

Sumber: Scribd

12. Contoh Berita Acara Serah Terima Kendaraan Dinas

Catatan penting ini mencatat angka kilometer dan kondisi mesin mobil agar pemakaiannya tetap jujur dan tidak ada yang disembunyikan.

 

Contoh Berita Acara Serah Terima Kendaraan

Sumber: Scribd

Baca Juga: Contoh Surat Jual Beli Mobil Sebelum Serah Terima

13. Contoh Berita Acara Serah Terima Ijazah

Dokumen ini mencatat bahwa tanda kelulusanmu sudah diterima dengan identitas yang benar sesuai data asli di komputer pemerintah.

Contoh Berita Acara Serah Terima Ijazah

Sumber: Scribd

14. Contoh Berita Acara Serah Terima Kapal

Bukti ini merinci kekuatan mesin dan izin berlayar agar serah terima kendaraan laut tetap aman secara hukum dan tidak berbahaya.

Contoh Berita Acara Serah Terima Kapal

Sumber: Scribd

15. Contoh Berita Acara Serah Terima Bantuan Sosial

Catatan ini memastikan paket makanan atau uang dari pemerintah sampai ke tangan orang yang membutuhkan tanpa dikurangi sedikit pun.

Contoh Berita Acara Serah Terima Bantuan

Sumber: Scribd

16. Contoh Surat Berita Acara Serah Terima Sertifikat Tanah

Surat ini menjamin perpindahan kertas berharga hak milik tanah antar-pihak terekam dengan jelas oleh mata hukum notaris.

Contoh Surat Berita Acara Serah Terima Sertifikat Tanah

Sumber: Scribd

Baca Juga: Contoh Surat Penyerahan Tanah beserta Format Lengkapnya

17. Contoh Berita Acara Serah Terima Bantuan CSR Perusahaan

Bukti ini menunjukkan kebaikan hati perusahaan dalam membantu masyarakat secara nyata agar semua bantuan tercatat bermanfaat luas.

Contoh Berita Acara Serah Terima Bantuan CSR

Sumber: Scribd

Tips Membuat BAST

Membuat Berita Acara Serah Terima (BAST) bukan sekadar mengisi template. BAST adalah dokumen hukum, jadi ketelitian dan kehati-hatian sangat penting. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat BAST yang baik, benar, dan meminimalkan risiko di kemudian hari:

1. Pastikan Kesesuaian Isi

Sebelum menandatangani BAST, periksa kembali apakah semua informasi yang tercantum di dalamnya sudah sesuai dengan barang, jasa, jabatan, uang, atau aset yang diserahterimakan. Periksa nama barang, spesifikasi, jumlah, kondisi, nomor seri (jika ada), nilai (jika ada), dan detail-detail lainnya. Jangan sampai ada ketidaksesuaian antara isi BAST dengan kenyataan. Jika ada perbedaan, selesaikan dulu sebelum BAST ditandatangani.

2. Lakukan Pemeriksaan Fisik (Jika Relevan)

Jika yang diserahterimakan adalah barang fisik atau aset, lakukan pemeriksaan fisik secara seksama. Cek kondisi barang, kelengkapannya, dan fungsinya. Jika ada kerusakan atau kekurangan, catat dalam BAST. Jika perlu, ambil foto atau video sebagai bukti. Untuk serah terima jasa atau pekerjaan, pastikan hasilnya sudah sesuai dengan spesifikasi dan standar yang disepakati.

3. Lengkapi dengan Tanda Tangan Basah dan Stempel

BAST harus ditandatangani oleh kedua belah pihak: yang menyerahkan dan yang menerima. Untuk BAST fisik, gunakan tanda tangan basah. Jika perusahaan sudah menerapkan tanda tangan digital, gunakan tanda tangan digital tersertifikasi dari PSrE yang diakui Komdigi. Untuk stempel, gunakan stempel fisik pada BAST fisik, atau stempel elektronik (e-stempel) pada BAST digital. Pastikan nama lengkap dan jabatan para pihak tercantum jelas di bawah tanda tangan.

4. Buat Salinan dan Arsipkan dengan Baik

Setelah BAST ditandatangani, buat salinan (fotokopi atau scan) untuk arsip. Simpan baik-baik BAST asli dan salinannya, baik dalam bentuk fisik maupun digital. BAST ini sangat penting sebagai bukti serah terima, dan mungkin akan dibutuhkan di kemudian hari.

5. Perhatikan Tanggal Serah Terima

Pastikan tanggal serah terima yang tercantum dalam BAST benar-benar sesuai dengan tanggal serah terima yang sebenarnya. Jangan pernah memanipulasi tanggal, atau membuat BAST dengan tanggal mundur (backdate). Perbedaan tanggal, sekecil apapun, bisa menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.


Menyusun Berita Acara Serah Terima yang akuntabel kini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memenuhi standar Perpres terbaru. Dengan memastikan setiap komponen dokumen tercatat secara digital, Anda telah mengambil langkah besar dalam memitigasi risiko hukum dan administratif di masa depan.

Pastikan Anda mulai mendigitalisasi dokumen bisnis yang telah terintegrasi Mekari melalui Mekari Sign untuk proses yang lebih transparan. Pelajari lebih lanjut mengenai otomasi dokumen lainnya melalui Blog Mekari Sign.

Selesaikan penandatanganan BAST dalam hitungan menit melalui platform Mekari Sign

CTA Banner Tanda Tangan Digital

Referensi

  • DJPb Kementerian Keuangan
  • JDIH LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah)
  • Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025
  • Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)
WhatsApp WhatsApp Sales