Blog

Perjanjian Borongan: Semua Hal yang Perlu Diketahui!

featured image apa itu perjanjian borongan

Apakah Anda sedang tertarik dengan perjanjian borongan? Anda sudah datang ke tempat yang tepat!

Perjanjian borongan adalah salah satu dokumen yang sering digunakan oleh suatu perusahaan atau bisnis. Terutama, bila ingin membuat sesuatu di luar bidang perusahaan tersebut.

Nah, di artikel ini Anda akan belajar perjanjian pemborongan dengan lengkap. Mulai dari pengertian, syarat, objek, isi, hingga contoh yang bisa Anda download. Tanpa berlama-lama lagi, yuk mulai!

banner blog tanda tangan digital

Apa itu Perjanjian Borongan?

ilustrasi apa itu perjanjian borongan

Sumber gambar: Pixabay

 

Perjanjian borongan adalah perjanjian tertulis mengenai penyerahan sebagian pekerjaan ke perusahaan lainnya (pemborong) dengan harga tertentu. Biasanya, cara pemborong menegerjakan hal tersebut tak penting, karena lebih fokus ke hasilnya sesuai kontrak. Contohnya, konstruksi properti, proyek tertentu, dan semacamnya.

Baca juga: Perjanjian dan Kontrak: Apa Persamaan dan Perbedaannya?

Syarat Perjanjian Borongan

Menurut Pasal 65 UU Nomor 13 Tahun 2003, syarat perjanjian pemborongan adalah sebagai berikut:

  • Dilakukan terpisah dari kegiatan utama. Maksudnya, pekerjaan dilakukan di luar perusahaan pemberi pekerjaan, tapi pekerjaan tersebut dilakukan terpisah dari kegiatan utama perusahaan pemberi.
  • Dilakukan dengan perintah langsung atau tak langsung dari pemberi
  • Merupakan kegiatan penunjang perusahaan pemberi pekerjaan secara keseuluruhan
  • Tak menghambat proses produksi secara langsung

Baca juga: Panduan Lengkap Syarat Sah Perjanjian

Hak dan Kewajiban dalam Perjanjian Borongan

Umumnya, hak dan kewajiban pada perjanjian pemborongan adalah:

1. Hak dan Kewajiban Pemberi Pekerjaan

  • Hak:menerima hasil pekerjaan sesuai dengan perjanjian
  • Kewajiban: membayar harga pekerjaan sesuai dengan kesepakatan

2. Hak dan Kewajiban Pemborong

  • Hak:menerima pembayaran sesuai dengan kesepakatan
  • Kewajiban: menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan perjanjian

Baca juga: Mengenal Perikatan: Definisi, Unsur, Asasnya

Objek Perjanjian Borongan

Pada dasarnya, objek dari perjanjian pemborongan adalah pembuatan suatu karya. Misalnya, pembuatan gedung perkantoran, jembatan, tol, perabot dapur, set meja, dan masih banyak lainnya.

Sifat Perjanjian Borongan

Perjanjian pemborongan bersifat konsensuil, di mana perjanjian terbentuk sejak adanya kata sepakat antar kedua pihak, yaitu pihak pemberi pekerjaan dan pihak pemborong. Jadi, saat kata sepakat tercapai, salah satu pihak tak bisa membatalkan perjanjian ini tanpa persetujuan pihak lain.

Baca juga: Apa itu Perjanjian Riil? Semua Hal yang Harus Diketahui!

Isi Perjanjian Borongan

Umumnya, perjanjian pemborongan mempunyai isi sebagai berikut:

  • Cakupan pekerjaan yang harus dilakukan
  • Jangka waktu penyelesaian
  • Penentuan harga
  • Penyelesaian bila terjadi sengketa atau masalah
  • Risiko bila terjadi overmacht
  • Sanksi bila terjadi wanprestasi
  • Hak dan kewajiban para pihak
  • Ketentuan mengenai penggunaan barang atau jasa
  • Ketentuan lain yang relevan

Baca juga: 20 Contoh Surat Perjanjian Kerjasama untuk Semua Keperluan!

Berakhirnya Perjanjian Borongan

Perjanjian pemborongan bisa berakhir karena hal-hal di bawah ini:

  • Pekerjaan sudah diselesaikan oleh pemborong dan pembayaran diberikan
  • Pembatal perjanjian pemborongan sesuai Pasal 1612 KUHPer
  • Kematian pemborong
  • Pailit
  • Pembutusan perjanjian pemborongan
  • Persetujuan kedua pihak

Baca juga: 140+ Istilah Umum dalam Dunia Legal [Edisi 2023]

Contoh Surat Perjanjian Borongan

Setelah Anda mengetahui seluk beluk perjanjian pemborongan, berikut contohnya untuk memberikan Anda gambaran. Anda bisa mendownloadnya dengan klik link di bawah gambar

contoh perjanjian borongan

DOWNLOAD GRATIS Contoh Perjanjian Pemborongan

Tandatangani Perjanjian Borongan dengan Mekari Sign!

Logo Mekari Sign

Itulah penjelasan lengkap mengenai perjanjian pemborongan. Melalui artikel ini, Anda sudah belajar apa itu perjanjian pemborongan, syaratnya, objek, hingga contohhnya.

Oh ya, Anda juga bisa mengesahkan perjanjian riil secara digital, lho! Mekari Sign menyediakan tanda tangan elektronik berinduk Kominfo dan meterai online resmi PERURI. Jadi, dijamin tanda tangan Anda akan sah secara hukum Indonesia.

Coba Mekari Sign Sekarang!

Blog

Artikel Terkait

WhatsApp WhatsApp Sales