- Surat Keterangan Usaha (SKU) merupakan dokumen yang menerangkan keberadaan atau kegiatan suatu usaha untuk kebutuhan administratif tertentu.
- SKU dan NIB memiliki fungsi berbeda. NIB merupakan identitas pelaku usaha dalam sistem perizinan berusaha, sedangkan SKU dapat digunakan sebagai dokumen keterangan usaha sesuai kebutuhan.
- Persyaratan dan cara membuat SKU dapat berbeda di setiap daerah, baik melalui layanan offline maupun online jika tersedia.
- Temukan contoh Surat Keterangan Usaha untuk berbagai kebutuhan, termasuk sebagai referensi dalam pengajuan KUR.
Surat Keterangan Usaha (SKU) dapat dibutuhkan untuk berbagai keperluan administratif, seperti pengajuan pembiayaan, pembukaan rekening bisnis, atau kebutuhan administrasi usaha lainnya. Namun, persyaratan dokumen dapat berbeda tergantung jenis layanan, instansi, dan kebijakan pihak yang memprosesnya.
Artikel ini membahas pengertian SKU, manfaat, persyaratan, cara membuatnya, serta contoh format yang dapat Anda gunakan sebagai referensi.
Apa Itu Surat Keterangan Usaha?
Surat Keterangan Usaha (SKU) adalah dokumen legalitas resmi dari kelurahan atau desa yang membuktikan keberadaan dan domisili suatu usaha. SKU ini sering digunakan pelaku UMKM sebagai syarat administratif pengurusan perizinan tambahan, pembukaan rekening bisnis, dan juga pengajuan pinjaman modal.
NIB kini menjadi identitas resmi pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem OSS. Namun, SKU yang diterbitkan oleh kelurahan atau desa masih dapat digunakan untuk kebutuhan administratif tertentu, termasuk sebagai dokumen pendukung dalam pengajuan pembiayaan. Untuk pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), persyaratan yang berlaku saat ini mencantumkan NIB atau surat keterangan usaha mikro dan kecil yang diterbitkan oleh pejabat berwenang.
Perbandingan Surat Keterangan Usaha (SKU) vs. Nomor Induk Berusaha (NIB)
SKU dan NIB sama-sama berkaitan dengan legalitas dan administrasi usaha, tetapi keduanya memiliki fungsi yang berbeda. SKU digunakan untuk menerangkan keberadaan atau kegiatan suatu usaha, sedangkan NIB merupakan identitas pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS).
SKU dapat diterbitkan oleh pemerintah desa atau kelurahan sesuai dengan layanan administrasi yang tersedia di daerah masing-masing. Sementara itu, NIB diterbitkan melalui sistem OSS dan menjadi identitas pelaku usaha dalam penyelenggaraan perizinan berusaha.
Dengan demikian, keberadaan NIB tidak serta-merta membuat seluruh kebutuhan administrasi yang sebelumnya menggunakan surat keterangan usaha menjadi tidak relevan. Dokumen yang diperlukan tetap bergantung pada jenis kegiatan, layanan, serta persyaratan instansi atau pihak yang meminta dokumen tersebut.
| Aspek | Surat Keterangan Usaha (SKU) | NIB |
|---|---|---|
| Fungsi | Menerangkan keberadaan atau kegiatan usaha | Identitas pelaku usaha dalam sistem perizinan berusaha |
| Penerbit | Pemerintah desa/kelurahan atau pejabat berwenang sesuai layanan daerah | Sistem OSS |
| Pengurusan | Mengikuti prosedur administrasi yang berlaku di daerah penerbit | Melalui sistem OSS |
| Kegunaan | Dapat digunakan untuk kebutuhan administratif tertentu | Digunakan dalam proses perizinan dan administrasi usaha |
| Status | Bergantung pada ketentuan dan layanan instansi penerbit | Tercatat dalam sistem OSS sesuai ketentuan perizinan berusaha |
Manfaat Utama Memiliki SKU dan NIB untuk Legalitas Bisnis
SKU dan NIB dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan administrasi dan legalitas usaha. Namun, fungsi dan persyaratan penggunaannya dapat berbeda tergantung jenis layanan, instansi, serta kebijakan pihak yang meminta dokumen.
- Mendukung pengajuan pembiayaan: SKU atau NIB dapat menjadi dokumen pendukung ketika pelaku usaha mengajukan pembiayaan kepada bank atau lembaga keuangan. Persyaratan dapat berbeda berdasarkan jenis pembiayaan dan kebijakan lembaga penyalur.
- Mendukung administrasi usaha: SKU dapat digunakan untuk menerangkan keberadaan atau kegiatan usaha ketika dokumen tersebut diperlukan untuk keperluan administratif tertentu.
- Mendukung proses perizinan berusaha: NIB menjadi identitas pelaku usaha dalam sistem OSS dan digunakan dalam penyelenggaraan perizinan berusaha sesuai ketentuan yang berlaku.
- Memenuhi persyaratan pihak tertentu: Dalam kondisi tertentu, SKU atau NIB dapat diminta sebagai bagian dari dokumen administrasi untuk mengikuti program, layanan, kerja sama, atau kegiatan usaha tertentu.
Baca Juga: 7 Dokumen Usaha yang Wajib bagi Perusahaan, Terbaru!
Syarat Membuat Surat Keterangan Usaha (Terbaru)
Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Usaha (SKU) dapat berbeda di setiap daerah dan bergantung pada jenis usaha serta ketentuan instansi penerbit. Dokumen berikut merupakan persyaratan yang umum diminta dan dapat dijadikan sebagai checklist awal sebelum mengajukan SKU.
Untuk usaha perorangan:
- Surat pengantar RT/RW domisili usaha (asli dan fotokopi)
- Fotokopi KTP dan KK pemilik usaha
- Surat pernyataan atau permohonan usaha, bermeterai jika diminta
- Pas foto terbaru (3×4 atau 4×6, sesuai ketentuan daerah)
- Foto lokasi usaha (tampak depan dan dalam)
Tambahan untuk badan usaha (PT, CV, Yayasan):
- Fotokopi Akta Pendirian dari notaris
- SK Pengesahan Kemenkumham (PT/Yayasan) atau bukti pendaftaran CV
- Fotokopi NPWP badan usaha
Jika tempat usaha berstatus sewa:
- Surat perjanjian sewa-menyewa yang masih berlaku
- Surat pernyataan tidak keberatan dari pemilik properti
- Fotokopi KTP pemilik properti
Catatan: Pastikan untuk memeriksa persyaratan terbaru pada kantor kelurahan, desa, atau instansi penerbit SKU di wilayah Anda karena dokumen yang diminta dapat berbeda.
Kelengkapan dokumen adalah kunci utama dalam efisiensi pengurusan legalitas. Pastikan setiap fotokopi jelas dan setiap surat pernyataan telah sesuai format yang diminta oleh instansi terkait. Pastikan dokumen yang disiapkan sesuai dengan persyaratan instansi penerbit agar proses pengajuan dapat berjalan lancar.
Cara Membuat Surat Keterangan Usaha
Cara membuat Surat Keterangan Usaha (SKU) dapat berbeda tergantung wilayah dan ketentuan instansi penerbit. Secara umum, pengajuan SKU dilakukan melalui kantor desa atau kelurahan yang berwenang menerbitkan surat keterangan usaha.
1. Mengajukan SKU secara Offline
Jika layanan SKU di wilayah Anda dilakukan secara offline, siapkan dokumen yang dipersyaratkan kemudian ajukan permohonan ke kantor desa atau kelurahan sesuai wilayah usaha.
- Siapkan dokumen persyaratan: Lengkapi dokumen yang diminta oleh instansi penerbit, seperti identitas pemilik usaha dan dokumen pendukung terkait usaha.
- Ajukan permohonan: Datang ke kantor desa atau kelurahan yang berwenang dan sampaikan permohonan pembuatan SKU.
- Ikuti proses verifikasi: Petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen dan informasi usaha sesuai prosedur yang berlaku.
- Terima SKU: Setelah permohonan disetujui, SKU akan diterbitkan sesuai ketentuan instansi penerbit.
2. Mengajukan SKU secara Online jika Tersedia
Beberapa pemerintah daerah menyediakan layanan administrasi secara online, tetapi ketersediaan layanan dan prosedurnya dapat berbeda di setiap wilayah. Jika layanan SKU online tersedia di daerah Anda, periksa portal atau aplikasi resmi pemerintah daerah untuk mengetahui prosedur pengajuannya.
- Akses layanan resmi: Buka portal atau aplikasi layanan pemerintah daerah yang menyediakan pengajuan SKU secara online.
- Pilih layanan SKU: Cari layanan Surat Keterangan Usaha atau layanan administrasi usaha yang sesuai.
- Lengkapi data dan dokumen: Isi formulir dan unggah dokumen persyaratan sesuai petunjuk pada layanan tersebut.
- Tunggu proses verifikasi: Permohonan akan diperiksa oleh petugas sesuai prosedur yang berlaku.
- Terima dokumen: Jika permohonan disetujui dan layanan menyediakan penerbitan secara elektronik, SKU dapat diterima atau diunduh melalui sistem yang digunakan pemerintah daerah.
Catatan: Tidak semua daerah menyediakan layanan SKU secara online. Periksa informasi terbaru pada website atau layanan resmi pemerintah daerah setempat sebelum mengajukan permohonan.
Jika yang Anda butuhkan adalah Nomor Induk Berusaha (NIB), pengurusannya dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS). NIB berbeda dengan SKU dan bukan merupakan versi online dari SKU.
Baca Juga: Syarat dan Cara Membuat Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
Contoh Surat Keterangan Usaha
Format Surat Keterangan Usaha (SKU) dapat berbeda sesuai instansi atau pemerintah daerah yang menerbitkannya. Secara umum, surat memuat identitas pemilik usaha, informasi mengenai usaha yang dijalankan, alamat usaha, serta keterangan dari pihak yang berwenang menerbitkan surat.
Contoh berikut dapat digunakan sebagai referensi untuk memahami struktur dan informasi yang biasanya tercantum dalam SKU. Sesuaikan isi dan formatnya dengan persyaratan instansi penerbit di wilayah Anda.
Contoh Surat Keterangan Usaha Format Word
Berikut contoh format Surat Keterangan Usaha yang dapat Anda salin ke Microsoft Word.
[KOP SURAT DESA/KELURAHAN]
[Alamat Lengkap Instansi]
[Nomor Telepon / Kontak]
SURAT KETERANGAN USAHA
Nomor: [nomor_surat]
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama. : [nama_pejabat]
Jabatan : [jabatan_pejabat]
Alamat Kantor : [alamat_kantor]
Menerangkan dengan sebenar-benarnya bahwa:
Nama : [nama_pemilik_usaha]
Tempat/Tgl Lahir : [tempat_lahir], [tanggal_lahir]
Jenis Kelamin : [jenis_kelamin]
Alamat : [alamat_pemilik]
Pekerjaan : [pekerjaan]
Adalah benar yang bersangkutan memiliki usaha dengan keterangan sebagai berikut:
Nama Usaha : [nama_usaha]
Jenis Usaha : [jenis_usaha]
Alamat Usaha : [alamat_usaha]
Berdiri Sejak : [tahun_berdiri]
Surat keterangan ini dibuat untuk keperluan: [keperluan_pembuatan_surat].
Demikian surat keterangan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
[desa/kelurahan], [tanggal_surat]
Contoh Surat Keterangan Usaha untuk KUR
Surat Keterangan Usaha dapat digunakan sebagai salah satu dokumen pendukung dalam pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), sesuai dengan jenis KUR dan persyaratan yang ditetapkan. Ketentuan KUR yang berlaku dapat menerima NIB atau surat keterangan usaha mikro dan kecil yang diterbitkan oleh pejabat berwenang sebagai dokumen usaha.
Berikut contoh SKU yang dapat dijadikan referensi. Pastikan dokumen dan format yang digunakan sesuai dengan persyaratan bank penyalur KUR yang Anda pilih.
Sumber Gambar: Scribd
Contoh Surat Keterangan Usaha dari Desa
Surat Keterangan Usaha dapat diterbitkan oleh pemerintah desa sesuai dengan kewenangan dan layanan administrasi yang berlaku di wilayah tersebut. Format dan informasi yang tercantum dapat berbeda antara satu desa dan desa lainnya.
Contoh berikut dapat digunakan sebagai referensi untuk melihat informasi yang umumnya dicantumkan dalam SKU yang diterbitkan oleh pemerintah desa.
Sumber Gambar: Scribd
Contoh Surat Keterangan Usaha untuk Bisnis Makanan Ringan
Contoh Surat Keterangan Usaha berikut ditujukan untuk bisnis makanan ringan dan dapat langsung disesuaikan sesuai kebutuhan.
[KOP SURAT DESA/KELURAHAN]
[Alamat Lengkap Instansi]
[Nomor Telepon / Kontak]
SURAT KETERANGAN USAHA
Nomor: [nomor_surat]
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : [nama_pejabat]
Jabatan : [jabatan_pejabat]
Alamat Kantor : [alamat_kantor]
Menerangkan dengan sebenar-benarnya bahwa:
Nama : [nama_pemilik_usaha]
Tempat/Tgl Lahir : [tempat_lahir], [tanggal_lahir]
Jenis Kelamin : [jenis_kelamin]
Alamat : [alamat_pemilik]
Pekerjaan : [pekerjaan]
Adalah benar yang bersangkutan memiliki usaha dengan keterangan sebagai berikut:
Nama Usaha : [nama_usaha]
Jenis Usaha : Makanan Ringan
Alamat Usaha : [alamat_usaha]
Berdiri Sejak : [tahun_berdiri]
Surat keterangan ini dibuat untuk keperluan: [keperluan_pembuatan_surat].
Demikian surat keterangan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
[desa/kelurahan], [tanggal_surat]
Contoh untuk Usaha Dagang
Gunakan contoh ini jika Anda menjalankan usaha dagang harian seperti toko kelontong, warung sembako, atau minimarket kecil.
Baca Juga: 13 Contoh Surat Pengantar dan Formatnya yang Benar
Surat Keterangan Usaha dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan administrasi usaha, mulai dari pembuktian keberadaan usaha hingga mendukung pengajuan pembiayaan. Namun, persyaratan dan prosedur pembuatan SKU dapat berbeda di setiap daerah, sehingga pastikan Anda mengikuti ketentuan instansi penerbit yang berlaku.
Setelah dokumen usaha dibuat, Anda juga dapat mengelolanya secara digital untuk mempermudah proses administrasi. Mekari Sign membantu bisnis mengelola dokumen secara lebih praktis dengan tanda tangan elektronik dan e-Meterai.
Sahkan surat pernyataan, perjanjian dan dokumen lainnya dengan tanda tangan digital dari Mekari Sign

Referensi
- Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
