Blog

5 Jenis Tanda Tangan Elektronik [Indonesia dan Internasional]

featured image Mengenal Jenis-Jenis Tanda Tangan Elektronik

Seperti yang Anda ketahui, tanda tangan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan ini. Mulai dari untuk pembuktian identitas, pengesahan surat perjanjian, hingga melakukan koreksi pada dokumen sebagai bukti disetujuinya perubahan tersebut.

Nah, tahukah Anda kalau sekarang ada juga tanda tangan elektronik atau esignature?

Melalui tanda tangan elektronik, Anda bisa melakukan hal-hal yang bisa dilakukan tanda tangan basah tersebut secara jarak jauh dan dari berbagai perangkat. Ini tentunya memudahkan Anda di zaman serba digital ini.

Namun, tidak semua tanda tangan elektronik mempunyai keamanan dan perlindungan yang sama, lho. Maka dari itu, supaya Anda tak salah memilih aplikasi tanda tangan atau agar terhindar dari kebocoran data, berikut kami jelaskan tiga jenis tanda tangan elektronik. Yuk, mulai!

banner tanda tangan elektronik blog mekari sign

Apa itu Tanda Tangan Elektronik?

Menurut UU ITE, tanda tangan elektronik adalah tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi.

Baca juga: Keabsahan Tanda Tangan Elektronik di Indonesia [Peraturan 2022]

3 Jenis Tanda Tangan Elektronik Secara Internasional

Di dunia ini, macam-macam tanda tangan elektronik dibedakan menurut teknologinya, yaitu:

1.    Simple (Sederhana)

Seperti namanya, jenis tanda tangan elektronik yang pertama ini adalah jenis paling sederhana karena tak ada perlindungan atau metode enkripsi apapun. Maka dari itu, jenis ini memiliki banyak kelemahan.

Baca juga: 8 Cara Membuat Tanda Tangan Online, Termudah dan Tercepat!

Kelemahannya mulai dari keamanan yang buruk, tak mampu memverifikasi identitas para pihak, hingga tak bisa melacak perubahan dokumen. Efeknya, tanda tangan elektronik simple ini sangat mudah untuk dipalsukan. Sehingga, tidak direkomendasikan untuk Anda gunakan, terutama untuk dokumen penting.

Contoh yang sering Anda temukan adalah tanda tangan basah yang di scan ke komputer, lalu ditempelkan ke suatu dokumen. Contoh lainnya adalah tanda tangan di email yang biasanya Anda tambahkan di akhir surat elektronik. Lalu, ada juga centang “Saya Setuju” atau “I agree” saat Anda menginstall aplikasi.

Baca juga: 11 Cara Scan Dokumen Termudah dan Terlengkap!

2.    Basic (Dasar)

Jenis tanda tangan elektronik kedua adalah basic yang tidak mempunyai banyak perbedaan dengan jenis yang pertama. Perbedaannya ada pada keunggulan yang mampu menunjukkan perubahan setelah dokumen Anda tandatangani. Sehingga, Anda tahu siapa yang membuka dokumen, melakukan edit, dan sebagainya.

Sayangnya, walaupun sudah memakai metode kriptografi asimetrik, penyedia layanan tanda tangan jenis ini tak melakukan proses verifikasi identitas dengan optimal. Sehingga, keamanan identitas Anda tetap tak terjamin.

Selain itu, proses penandatangannya juga tak menggunakan 2-Factor Authentication (2FA). Alhasil, dokumen yang Anda tandatangani belum mempunyai kekuatan maupun akibat hukum yang sah.

Baca juga: Perbedaan Tanda Tangan Elektronik dengan Tanda Tangan Digital [Update 2023]

3.    Advanced & Qualified (Tingkat Lanjut)

Terakhir adalah tanda tangan elektronik advanced & qualified alias tingkat lanjut. Jenis ini merupakan yang paling aman dan mempunyai kekuatan hukum yang setara dengan tanda tangan basah. Tanda tangan elektronik tingkat lanjut ini dibuat dengan teknologi canggih, yaitu kriptografi asimetrik dan public key infrastructure. Sehingga, memiliki proses verifikasi identitas yang aman dan terjamin. Serta, Anda juga tetap bisa melihat perubahan apapun pada dokumen tersebut.

Tak berhenti sampai di sana, ada juga 2FA sebelum Anda menandatangani dokumen. Metode otentikasinya pun beragam, seperti melalui One Time Password (OTP) lewat SMS maupun scan biometrik di smartphone Anda.

Baca juga: Mengenal Verifikasi Identitas Biometrik yang Canggih dan Aman

Jenis Tanda Tangan Elektronik Berdasarkan Kekuatan Hukum Indonesia

Di Indonesia sendiri, tanda tangan elektronik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

– Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi

Tanda tangan ini dibuat oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE), yaitu badan hukum yang berfungsi sebagai pihak yang layak dipercaya untuk memberikan dan mengaudit Sertifikat Elektronik. Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi adalah versi Indonesia dari jenis Advanced & Qualified di atas. Dengan kata lain, jenis ini bisa Anda jadikan sebagai alat bukti elektronik di pengadilan Indonesia.

Baca juga: Audit Trail: Fitur Canggih dan Aman di Tanda Tangan Elektronik

– Tanda Tangan Elektronik Tidak Tersertifikasi

Sedangkan jenis tanda tangan ini tidak melibatkan PSrE sama sekali. Alhasil, memiliki pembuktian identitas yang lemah dan tidak akurat karena tak ada Sertifikat Elektronik yang mengikatnya. Jenis ini merupakan versi Indonesia dari Simple di atas.

Baca juga: Mengenal Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi dan Tidak Tersertifikasi

Tertarik Mencoba Tanda Tangan Elektronik?

Logo Mekari Sign

Itulah penjelasan mengenai 5 macam tanda tangan elektronik. Sekarang, Anda sudah paham kan mengenai lima jenis tanda tangan elektronik serta keamanan yang dimilikinya? Ternyata, jenis tanda tangan elektronik yang terbaik dan paling aman adalah advanced & qualified. Oleh karena itu, pastikan Anda menggunakan rekomendasi aplikasi tanda tangan terbaik, seperti di Mekari Sign.

Salah satu penyedia layanan tanda tangan elektronik di Indonesia yang sudah advanced & qualified adalah Mekari Sign. Tanda tangan online di Mekari Sign sudah PSrE dan berinduk ke KOMINFO, sehingga tanda tangan digital online Anda akan aman dan terlindungi. Yuk, coba!

Coba Mekari Sign Sekarang!

Blog
Frequently Asked Questions (FAQ)

Ttd elektronik di Mekari Sign berjenis apa?

Mekari Sign berjenis Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi PSrE dan berinduk KOMINFO.

Ya, Mekari Sign menggunakan Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi yang bisa dibuktikan keasliannya karena adanya Sertifikat Elektronik. Alhasil, bisa dijadikan Alat Bukti Elektronik yang sah dan kuat di mata hukum.

Ya, sebelum Anda bisa melakukan tanda tangan elektronik, Anda harus melengkapi proses e-KYC dulu. Proses ini bertujuan untuk memastikan keaslian identitas Anda apakah sesuai dengan DUKCAPIL.

Ya, Anda bisa melakukan Tanda Tangan Elektronik Tidak Tersertifikasi di Mekari Sign. Panduannya bisa Anda ikuti di → 8 Cara Membuat Tanda Tangan Online

Artikel Terkait

WhatsApp WhatsApp Sales