Blog

5 Contoh Surat Kontrak Kerja Berbagai Jenis, Terlengkap!

featured image Contoh Kontrak Kerja, Terlengkap!

Apakah Anda sedang mencari contoh Kontrak Kerja? Anda sudah datang ke tempat yang tepat!

Seperti namanya, Surat Kontrak Kerja adalah dokumen yang harus karyawan dan perusahaan tandatangani sebelum karyawan bisa mulai bekerja. Dalam kontrak ini, dijelaskan berbagai hal mengenai pekerjaan dan perusahaan tersebut, sehingga kedua belah pihak bisa menjalankan pekerjaan dengan baik.

Nah, karena Surat Perjanjian Kontrak Kerja Karyawan ini diatur dengan ketat oleh undang-undang, maka Anda tak boleh asal dalam membuatnya. Maka dari itu, selain memberikan contoh Kontrak Kerja, kami juga akan menjelaskan seluk beluk mengenai surat ini agar Anda tak salah dalam membuatnya. Yuk, simak!

banner tanda tangan elektronik blog mekari sign

Apa Itu Surat Kontrak Kerja?

ilustrasi pengertian kontrak kerja

Sumber gambar: Unsplash

 

Surat Kontrak Kerja adalah perjanjian tertulis antara pekerja dan pemberi kerja yang berisi hak, kewajiban dan syarat dalam bekerja. Surat ini wajib perusahaan berikan pada calon karyawan sebelum pekerjaan mereka resmi dimulai. Namun, perusahaan tak boleh asal membuat kontrak ini karena harus mengikuti UU Ketenagakerjaan yang berlaku.

Baca juga: Contoh Surat Pengangkatan Karyawan Tetap [Gratis Download]

Dasar Hukum Surat Kontrak Kerja

Dasar hukum Surat Perjanjian Kontrak Kerja adalah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Tepatnya, pada Pasal 1 Ayat 14 yang berbunyi:

“Perjanjian kerja adalah perjanjian antara pekerja/buruh dengan pengusaha atau pemberi kerja yang memuat syarat syarat kerja, hak, dan kewajiban para pihak.”

Baca juga: 5 Contoh Surat Permohonan Perpanjangan Kontrak, Terlengkap!

5 Contoh Surat Kontrak Kerja Berbagai Jenis

Supaya Anda mendapatkan gambaran mengenai surat ini, berikut beberapa contoh surat perjanjian kontrak kerja:

Baca juga: Perbedaan PKWT dan PKWTT yang Wajib Anda Ketahui!

1.    Contoh Kontrak Kerja Pegawai Tetap (PKWTT)

Contoh Kontrak Kerja Pegawai Tetap (PKWTT)

Sumber gambar: Talenta

 

2.    Contoh Kontrak Kerja Pegawai Tetap (PKWTT) 2

Contoh Kontrak Kerja Pegawai Tetap (PKWTT) 2

Sumber gambar: Scribd

 

3.    Contoh Surat Kontrak Kerja Pegawai Waktu Tertentu (PKWT)

"Contoh

 

4.    Contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja Freelance (Pegawai Lepas)

Contoh Kontrak Kerja Freelance (Pegawai Lepas)

Sumber gambar: Scribd

 

5.    Contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja Paruh Waktu

Contoh Surat Kontrak Kerja Paruh Waktu

Sumber gambar: Academia.edu

 

Syarat Pembuatan Surat Kontrak Kerja

Surat Perjanjian Kontrak Kerja harus Anda buat berdasarkan ketentuan Pasal 51 Ayat 1 UU Ketenagakerjaan, yakni:

  • Adanya kesepakatan kedua belah pihak — tidak boleh ada paksaan dari salah satu pihak dan keduanya harus sepakat dengan isinya.
  • Kemampuan atau kecakapan melakukan perbuatan hukum — kedua belah pihak harus dewasa dan paham mengenai aturan hukum terkait kontraknya.
  • Adanya pekerjaan yang diperjanjikan — pekerjaan harus sesuai dengan yang disepakati kedua belah pihak.
  • Pekerjaan yang diperjanjikan tidak bertentangan dengan ketertiban umum, kesusilaan, dan peraturan perundang undangan yang berlaku — dalam prakteknya, tak boleh ada kegiatan yang melanggar hukum.

Baca juga: Panduan Kontrak Baku di Indonesia [Terlengkap]

Apa Isi dari Surat Perjanjian Kontrak Kerja?

Pada umumnya, berikut beberapa isi yang harus Anda masukkan ke dalam Surat Perjanjian Kontrak Kerja:

  • Identitas perusahaan —  seperti nama, industri yang digeluti, dan sebagainya
  • Identitas karyawan — untuk memastikan bahwa pekerjaan tersebut memang Anda yang akan melaksanakannya
  • Jabatan dan jenis pekerjaan — agar ada kepastian dalam bekerja, sehingga jelas apa yang harus dilakukan
  • Tempat bekerja — alamat lengkap perusahaan, seperti gedung apa, lantai berapa, dan sebagainya
  • Nominal upah dan cara pembayarannya — agar ada bukti pasti mengenai pembayaran gaji nantinya
  • Hak dan kewajiban para pihak — hal ini harus tertulis jelas dan tidak bertele-tele, sehingga kedua pihak paham
  • Pelanggaran dan sanksi — tertulis juga keterangan bila kedua belah pihak tak dapat memenuhi hak dan kewajibannya
  • Jangka waktu kontrak — agar karyawan tahu dengan pasti berapa lama ia harus bekerja
  • Tanda tangan, materai, dan stempel perusahaan — sebagai bukti pengesahan kontrak yang akan mulai berlaku

Poin Penting Surat Kontrak Kerja

Selain isi di atas, ada beberapa poin-poin penting yang harus Anda pahami dalam Surat Perjanjian Kontrak Kerja, yaitu:

–       Tunjangan dan THR

Setiap perusahaan wajib memberikan hak tunjangan dan THR kepada semua karyawannya. Maka dari itu, hal ini juga harus dituliskan dengan jelas di Surat Kontrak Kerja beserta nominal, tanggal pemberian, metode pemberian, dan sebagainya.

Baca juga: Apa itu Uang Kompensasi? Dasar Hukum dan Cara Menghitungnya

–       Aturan Mengundurkan Diri dan PHK

Setiap perusahaan memiliki aturan yang berbeda-beda terkait pengunduran diri dan pemberian surat PHK. Misalnya, jarak pemberitahuan mengundurkan diri, penyerahan aset kantor, handover tasks, dan sebagainya. Jadi, ketentuan ini juga harus tertulis dengan jelas di surat agar karyawan tak kebingungan nantinya.

Baca juga: Apa itu Layoff? Semua Hal yang Perlu Diketahui!

–       Status Kepegawaian

Apakah karyawan tersebut merupakan pegawai kontrak? Pegawai paruh waktu? Atau sudah pegawai penuh waktu? Nah, status ini harus tertulis dengan rinci di Surat Kontrak Kerja. Begitu juga dengan ketentuan pengangkatan atau pergantian status karyawan nantinya.

–       Jam Kerja, Lembur, dan Pengambilan Cuti

Jam kerja dan lembur tergantung pada perusahaan dan jabatan Anda. Tapi biasanya, jam kerja adalah delapan jam dan bila lebih dari itu akan diberikan lembur. Sedangkan untuk cuti, jatah dan peraturannya juga bisa berbeda-beda, jadi harus dijabarkan dengan jelas.

Baca juga: Contoh Surat Cuti Berbagai Jenis, Terlengkap!

Kirim dan Sahkan Kontrak Kerja dengan Mekari Sign!

Logo Mekari Sign

Itulah penjelasan lengkap serta beberapa Contoh Kontrak Kerja yang bisa Anda jadikan inspirasi. Ingat, dalam membuat kontrak ini Anda harus mengikuti perundangan-undangan yang berlaku agar semua pihak bahagia. Mulai dari hak dan kewajibannya, status pegawai, jam kerja, cuti, dan sebagainya.

Oh ya, sekarang sudah banyak perusahaan yang mengirimkan kontrak kerja ini secara digital, lho! Terutama, bila perusahaan tersebut menerapkan WFH maupun hybrid. Nah, Kontrak ini disebut dengan kontrak elektronik dan jauh lebih praktis karena adanya tanda tangan digital. Apakah Anda tertarik untuk mencobanya? Untungnya, Mekari Sign sebagai penyedia tanda tangan digital juga menyediakan fitur ini yang bisa langsung Anda coba.

Coba Mekari Sign Sekarang!

Blog

Artikel Terkait

WhatsApp WhatsApp Sales