icon
Keamanan Digital
9 min read

Long-Term Validation (LTV): Menjaga Validitas Tanda Tangan Digital

Ditulis oleh:
Mekari Sign Author Almer Alyafaras
Tayang
Share
WhatsApp X LinkedIn Facebook
featured image LTV
Long-Term Validation (LTV): Menjaga Validitas Tanda Tangan Digital
Mekari Sign Highlights

  • Long-Term Validation (LTV) membantu mempertahankan bukti teknis yang diperlukan untuk memvalidasi tanda tangan digital dalam jangka panjang, termasuk ketika sertifikat elektronik kedaluwarsa.
  • LTV pada dokumen PDF dapat melibatkan rantai sertifikat, data status pencabutan sertifikat seperti OCSP atau CRL, dan timestamp tepercaya. Komponen yang digunakan bergantung pada profil dan implementasi tanda tangan.
  • Standar PAdES memiliki empat level baseline: B-B, B-T, B-LT, dan B-LTA. Setiap level menyediakan dukungan teknis yang berbeda untuk tanda tangan PDF dan validasi jangka panjang.
  • Di Indonesia, PP 71/2019 dan Permenkominfo 11/2022 mengatur preservasi Tanda Tangan Elektronik dan Segel Elektronik. Preservasi dalam regulasi tersebut berkaitan dengan LTV, tetapi keduanya bukan istilah teknis yang identik.

Sebuah perusahaan membuka kontrak PDF yang ditandatangani lima tahun lalu. Aplikasi menampilkan peringatan bahwa validitas tanda tangan tidak diketahui. Tim Legal perlu memeriksa bukti yang tersedia sebelum menyimpulkan status dokumen.

Peringatan tersebut tidak otomatis berarti tanda tangan tidak sah. Sertifikat elektronik memiliki masa berlaku, sedangkan kontrak bisa perlu diperiksa kembali bertahun-tahun kemudian. Tanpa bukti validasi yang memadai, aplikasi mungkin kesulitan menilai tanda tangan.

Long-Term Validation (LTV) membantu mempertahankan bukti validasi untuk pemeriksaan di masa mendatang. Perusahaan perlu memasukkan preservasi dalam kebijakan pengelolaan dokumen sejak awal.

Baca juga: 5 Tahun Lagi, Berkas Hari Ini yang Dapat Menghakimi Perusahaan Anda

Apa Itu Long-Term Validation (LTV)?

Long-Term Validation (LTV) adalah pendekatan teknis untuk menjaga agar tanda tangan digital tetap dapat diverifikasi dalam jangka panjang dengan menyediakan bukti validasi yang diperlukan. Pada dokumen PDF, LTV umumnya dibahas bersama standar PDF Advanced Electronic Signatures (PAdES), yang menyediakan profil tanda tangan digital untuk kebutuhan berbeda.

Bukti validasi dapat mencakup sertifikat yang membentuk rantai kepercayaan, informasi status pencabutan sertifikat, dan timestamp tepercaya. Pada implementasi yang mendukung LTV, material tersebut dapat disertakan di dalam PDF agar pemeriksa tidak sepenuhnya bergantung pada ketersediaan layanan eksternal saat melakukan pemeriksaan di masa mendatang.

PDF yang tetap bisa dibuka belum tentu memiliki seluruh bukti validasi yang diperlukan. LTV juga tidak menjamin tanda tangan valid selamanya; hasil pemeriksaan bergantung pada integritas dokumen, material validasi, kebijakan kepercayaan, teknologi, dan proses preservasi.

Untuk memahami konteks tanda tangan tersertifikasi di Indonesia, baca juga Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi.

Mengapa Tanda Tangan Digital Bisa Sulit Diverifikasi Setelah Bertahun-tahun?

Aplikasi memeriksa integritas dokumen, sertifikat penanda tangan, rantai kepercayaan, dan status sertifikat pada waktu yang relevan. Bukti yang dibutuhkan bisa lebih sulit diakses seiring waktu karena beberapa kondisi berikut.

1. Sertifikat elektronik kedaluwarsa

Sertifikat memiliki masa berlaku. Pemeriksa perlu menilai waktu penandatanganan dan bukti validasi, bukan hanya status sertifikat saat ini.

Sertifikat yang kini kedaluwarsa tidak otomatis membuktikan bahwa tanda tangan tidak sah ketika dibuat. Kesimpulan harus didasarkan pada bukti yang tersedia, status sertifikat, dan hasil pemeriksaan teknis.

2. Sertifikat dicabut

Otoritas sertifikat dapat mencabut sertifikat sebelum masa berlakunya berakhir. Pemeriksa perlu mengetahui status pencabutan dan waktu yang relevan untuk menilai dampaknya terhadap tanda tangan.

Informasi ini dapat tersedia melalui Online Certificate Status Protocol (OCSP) atau Certificate Revocation List (CRL). Tanpa data tersebut, pemeriksaan di kemudian hari bisa lebih sulit.

3. Rantai sertifikat atau layanan pendukung tidak tersedia

Rantai sertifikat membantu aplikasi menelusuri hubungan antara sertifikat penanda tangan dan otoritas sertifikat yang dipercaya. Jika sertifikat perantara atau data pendukung tidak tersedia, aplikasi mungkin kesulitan membangun rantai kepercayaan.

Pelajari di sini: Kenali Apa itu Certificate Authority

4. Teknologi dan algoritma berubah

Algoritma kriptografi dan perangkat lunak berkembang seiring waktu. Kebijakan preservasi perlu mempertimbangkan cara mempertahankan atau memperbarui bukti validasi ketika teknologi yang digunakan tidak lagi memenuhi kebutuhan keamanan.

Bagaimana Cara Kerja LTV pada Dokumen PDF?

Infografis Long-Term Validation (LTV) yang menjelaskan tiga komponen utama validasi tanda tangan digital pada PDF, yaitu rantai sertifikat elektronik, status pencabutan sertifikat melalui OCSP/CRL, dan timestamp tepercaya, serta langkah memeriksa validitas tanda tangan digital di Adobe Acrobat melalui panel Signatures, Signature Properties, informasi sertifikat, dan timestamp.

Pada PDF yang mengikuti PAdES, dukungan LTV berkaitan dengan tersedianya material untuk memeriksa tanda tangan. Tiga komponen utamanya adalah rantai sertifikat, status pencabutan sertifikat, dan timestamp tepercaya.

1. Rantai sertifikat elektronik

Rantai sertifikat menghubungkan sertifikat penanda tangan dengan otoritas yang menjadi dasar kepercayaan aplikasi.

2. Informasi status pencabutan sertifikat

Informasi OCSP atau CRL membantu pemeriksa mengetahui status pencabutan sertifikat. Pada implementasi yang mendukung validasi jangka panjang, data yang diperlukan dapat disimpan bersama material validasi di PDF. Ketersediaan data ini mengurangi ketergantungan pada akses ke layanan eksternal saat dokumen diperiksa kembali.

3. Timestamp tepercaya

Timestamp tepercaya memberi bukti bahwa data tertentu telah ada pada waktu yang dinyatakan. Ini berbeda dari jam lokal komputer atau catatan waktu biasa pada sistem.

Timestamp sendiri tidak otomatis membuat sebuah tanda tangan valid. Pemeriksa tetap perlu menilai integritas dokumen, sertifikat, rantai kepercayaan, dan bukti validasi lain yang diperlukan.

Apa Perbedaan Level PAdES B-B, B-T, B-LT, dan B-LTA?

PAdES adalah standar tanda tangan digital untuk dokumen PDF. Standar ETSI EN 319 142-1 V1.2.1 mendefinisikan empat level baseline utama yang memberikan dukungan teknis berbeda untuk tanda tangan PDF dan validasi jangka panjang.

Level PAdES Karakteristik utama Perannya
B-B Level baseline dasar tanda tangan digital PDF. Menjadi fondasi tanda tangan dan atribut tanda tangan yang diperlukan.
B-T Menambahkan signature timestamp tepercaya. Menyediakan bukti waktu terkait keberadaan tanda tangan.
B-LT Menyertakan material validasi tambahan, termasuk data sertifikat dan pencabutan yang diperlukan. Mendukung validasi di masa mendatang saat layanan eksternal mungkin tidak tersedia.
B-LTA Menambahkan document timestamp untuk melindungi tanda tangan dan material validasi dalam jangka panjang. Mendukung preservasi jangka panjang melalui timestamp dokumen yang dapat ditambahkan atau diperbarui sesuai kebutuhan.

Tabel ini merangkum profil baseline dalam ETSI EN 319 142-1 V1.2.1 (2024-01). B-LT dan B-LTA mendukung validasi jangka panjang, tetapi perusahaan tetap perlu memelihara bukti dan memeriksa implementasi penyedia sebelum menyimpulkan suatu PDF memenuhi level tertentu.

Bagaimana LTV Berkaitan dengan Regulasi Indonesia?

LTV adalah istilah teknis dalam validasi tanda tangan digital, sedangkan regulasi Indonesia membahas kebutuhan serupa melalui ketentuan preservasi Tanda Tangan Elektronik dan Segel Elektronik oleh PSrE. Keduanya berkaitan, tetapi tidak identik.

PP Nomor 71 Tahun 2019

Pasal 72 PP Nomor 71 Tahun 2019 membedakan preservasi Tanda Tangan Elektronik dan/atau Segel Elektronik tersertifikasi dengan yang tidak tersertifikasi. Untuk preservasi tersertifikasi, salah satu persyaratannya adalah tanda tangan atau segel yang terkandung dalam dokumen elektronik tetap dapat divalidasi meskipun masa berlaku sertifikat elektroniknya habis.

Ketentuan tersebut menegaskan pentingnya mempertahankan kemampuan validasi setelah sertifikat kedaluwarsa. Namun, ketentuan itu tidak menetapkan bahwa satu level PAdES tertentu otomatis memenuhi seluruh kebutuhan preservasi di Indonesia.

Permenkominfo Nomor 11 Tahun 2022

Pasal 37 Permenkominfo Nomor 11 Tahun 2022 menyatakan bahwa preservasi jangka panjang harus memiliki kemampuan memvalidasi TTE atau segel tersertifikasi, mempertahankan status keabsahannya, dan membuktikan keabsahan dokumen sejak proses preservasi. Periode preservasi ditetapkan oleh PSrE Indonesia.

Ketentuan tersebut juga membahas kondisi seperti sertifikat elektronik yang kedaluwarsa serta serangan terhadap algoritma tanda tangan atau hashing. Bukti preservasi dapat dihasilkan menggunakan TTE atau segel elektronik tersertifikasi maupun Penanda Waktu Elektronik tersertifikasi, dan dapat didukung bukti terekam lainnya.

Baca juga: Legalitas Tanda Tangan Elektronik

Bagaimana Cara Memeriksa Validitas Tanda Tangan Digital pada PDF?

Adobe Acrobat dapat memeriksa tanda tangan digital pada PDF. Nama menu bisa berbeda menurut versi aplikasi.

  1. Buka PDF yang sudah ditandatangani. Gunakan Adobe Acrobat atau Acrobat Reader dan pastikan dokumen yang diperiksa adalah file yang ingin dievaluasi.
  2. Buka panel Signatures. Pilih panel tanda tangan pada sisi kanan aplikasi untuk melihat tanda tangan digital yang tersedia.
  3. Jalankan Validate Signatures. Di panel Signatures, buka Options lalu pilih Validate Signatures. Baca hasil pada jendela Signature Validation Status.
  4. Buka Signature Properties. Periksa informasi penanda tangan dan pilih Show Signer’s Certificate untuk melihat detail sertifikat serta rantai kepercayaannya.
  5. Periksa informasi timestamp. Jika tanda tangan menggunakan timestamp, tinjau apakah timestamp terverifikasi dan bagaimana aplikasi menjelaskan waktu yang digunakan.
  6. Periksa bukti validasi yang tersedia. Tinjau apakah data sertifikat dan status pencabutan yang diperlukan tersedia pada dokumen atau dapat diakses melalui mekanisme validasi yang digunakan. Hasil pemeriksaan ini tidak selalu ditampilkan sebagai label eksplisit “LTV-enabled”.

Lihat panduan resmi Adobe untuk memvalidasi tanda tangan digital jika tampilan aplikasi berbeda.

Bagaimana membaca hasil validasi?

Hasil yang terlihat Makna yang mungkin Langkah berikutnya
Tanda tangan valid Aplikasi berhasil memvalidasi tanda tangan berdasarkan bukti dan pengaturan kepercayaan yang tersedia. Periksa identitas penanda tangan dan perubahan dokumen jika relevan dengan kebutuhan bisnis.
Validitas tidak diketahui atau belum terverifikasi Aplikasi belum dapat memastikan status berdasarkan data atau pengaturan yang tersedia. Periksa rantai sertifikat, status pencabutan, timestamp, koneksi, dan pengaturan kepercayaan.
Tanda tangan tidak valid Aplikasi menemukan masalah pada validasi, misalnya terkait integritas dokumen atau sertifikat. Baca rincian kesalahan dan mintalah penjelasan dari penerbit atau penyedia sebelum mengambil keputusan.
Sertifikat kedaluwarsa Sertifikat telah melewati tanggal berlakunya saat dokumen diperiksa. Nilai waktu penandatanganan dan bukti validasi yang tersedia; jangan langsung menyimpulkan tanda tangan tidak sah sejak awal.

Jika informasi validasi belum tersedia, Adobe pada kondisi tertentu memungkinkan pengguna menambahkan verification information ke tanda tangan melalui opsi Add Verification Information. Ketersediaan opsi bergantung pada kondisi tanda tangan, rantai sertifikat, pengaturan waktu validasi, dan tipe objek tanda tangan. Simpan salinan hasil perubahan dan ikuti kebijakan pengelolaan dokumen perusahaan.

Untuk langkah verifikasi tambahan dalam konteks Indonesia, baca juga: cara verifikasi tanda tangan digital 

Apa yang Perlu Ditanyakan kepada Penyedia Tanda Tangan Elektronik?

Saat mengevaluasi penyedia untuk kontrak, dokumen HR, dan dokumen keuangan, tanyakan bagaimana tanda tangan bisa diverifikasi kembali dan bukti apa yang tersedia beberapa tahun kemudian.

  • Dukungan validasi jangka panjang: Apakah layanan menyediakan LTV atau mekanisme preservasi yang sesuai dengan kebutuhan dokumen dan kebijakan perusahaan?
  • Profil dan standar teknis: Format tanda tangan apa yang digunakan? Apakah penyedia dapat menjelaskan standar dan level PAdES jika memang diterapkan?
  • Material validasi: Apakah rantai sertifikat, status pencabutan, dan bukti lain disimpan pada dokumen atau dikelola melalui layanan preservasi?
  • Timestamp tepercaya: Apakah timestamp digunakan? Siapa penyedianya, bagaimana timestamp diverifikasi, dan apa cakupan layanannya?
  • Periode preservasi: Berapa lama layanan berlaku, siapa yang menetapkan periodenya, dan apa yang perlu dilakukan ketika periode berakhir?
  • Format dan pengelolaan arsip: Bagaimana perusahaan mengekspor, menyimpan, melindungi, dan menemukan dokumen serta bukti validasinya?
  • Penanganan peringatan: Apakah ada panduan teknis ketika dokumen menunjukkan status validitas yang tidak diketahui atau tidak valid?

Sesuaikan kebutuhan preservasi dengan jenis dokumen, risiko, masa retensi, dan ketentuan yang berlaku. Minta penjelasan tertulis mengenai cakupan layanan yang tercantum dalam kontrak penyedia.

Baca juga: Kenali prinsip non-repudiasi 

Apakah LTV Menggantikan Audit Trail dan Pengelolaan Arsip?

Tidak. LTV, audit trail, dan pengelolaan arsip menjalankan fungsi berbeda. LTV membantu mempertahankan bukti teknis untuk validasi tanda tangan. Audit trail mencatat aktivitas dalam alur dokumen. Pengelolaan arsip mencakup penataan, kontrol akses, masa simpan, pencadangan, dan pemusnahan dokumen sesuai ketentuan.

Timestamp dalam catatan aktivitas sistem juga tidak otomatis sama dengan timestamp tepercaya dari layanan Timestamp Authority. Perusahaan perlu memeriksa fungsi dan karakteristik teknis masing-masing bukti.

Untuk mencatat aktivitas dokumen, perusahaan dapat mengevaluasi fitur Jejak Audit. Namun, keberadaan jejak audit tidak membuktikan bahwa sebuah PDF memenuhi PAdES-B-LT atau PAdES-B-LTA.

Pengelolaan arsip juga perlu mempertimbangkan masa retensi dan penyusutan arsip agar kebijakan penyimpanan sesuai dengan kewajiban dan kebutuhan perusahaan.

WhatsApp WhatsApp Sales